Suara.com - Heboh Pasar Tanah Abang sepi hingga memicu tudingan artis jualan live TikTok sebagai penyebabnya. Padahal hukum islam melarang orang yang menghamburkan uang untuk bertransaksi atau berjualan loh.
Masih ramai di media sosial anggapan para artis serakah karena jualan barang di live TikTok dengan harga murah alias banting harga. Tapi di saat bersamaan, barang tersebut juga dijual pedagang di pasar offline seperti Pasar Tanah Abang. Hasilnya pembeli sepi dan membuat pedagang gulung tikar.
Bahkan perilaku banting harga menggunakan akun media sosial TikTok ini disebut predatory pricing atau menjual barang di bawah harga modal. Apalagi barang yang dijual para artis ini bukanlah produk miliknya sendiri, melainkan milik orang lain yang ingin meraih penjualan sebanyak-banyaknya.
"Jadi, apa sebabnya para pedagang kecil mengeluhkan sepinya penjualan? Benarkah pembeli yang mulai berkurang, atau orang orang rakus dan serakah yang sudah terlanjur menguasai pasar di dalam genggaman?," ungkap akun Facebook Sarah Amalia dan dibagikan ulang akun Twitter @mediocrickey, dikutip suara.com, Selasa (20/9/2023).
Netizen meyakini para artis tanpa harus menjual barang murah tetap akan bisa hidup dengan nyaman, bisa tidur nyenyak tanpa harus kelaparan. Dibanding pedagang yang berjualan demi bertahan hidup atau demi bisa tetap makan tiga kali sehari.
"Padahal, tanpa membuka jasa live TikTok itu uang mereka sudah berlimpah ruah," ungkap Sarah Amelia lagi.
Melansir NU Online berjualan dalam islam dikenal dengan bidang muamalah, yang di dalamnya melibatkan transaksi. Menariknya, menurut Direktur Student Crisic Center, Ahmad Surur menjelaskan jika ada enam kelompok orang yang tidak boleh melakukan transaksi. Salah satunya adalah mereka yang menghambur-hamburkan harta atau isrof.
Ini karena kelompok ini orang yang mengutamakan hidup mewah dibanding kebutuhan, di luar dari sandang atau pakaian secukupnya, papan (tempat tinggal secukupnya) dan pangan (makanan secukupnya).
"Dua kelompok terakhir ini adalah tipologi orang yang mendahulukan kebutuhan tersier daripada primer," ujar Ahmad Surur dalam pengajian fiqih di Aula Kantor PCNU Banyuwangi, 14 Agustus 2018.
Baca Juga: Jeritan Pedagang Pasar Tanah Abang Berlanjut: Live Gak Ada yang Nonton, Video Tak Pernah FYP
Adapun selain orang yang mengutamakan hidup mewah, 5 kelompok lain yang dilarang bertransaksi yakni anak kecil karena belum bisa membedakan mata uang, orang kurang akal karena tidak bisa membedakan kekurangan dan kerugian, orang gila dan hamba sahaya. Lalu kelima orang yang merugi, pailit atau sedang bangkrut yang disebut dengan muflis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement