Suara.com - Banyak orang menjadikan film porno atau film bokep sebagai referensi posisi seks saat hubungan intim suami istri, padahal seksolog ingatkan cara itu berbahaya loh!
Seksolog dr. Haekal Anshari menegaskan film bokep bukan media yang tepat mencari inspirasi posisi seks dan teknik membuat pasangan orgasme. Ini karena film bokep bisa membuat penontonnya kecanduan, karena pasangan bisa puas meski tidak dirangsang secara fisik oleh pasangannya.
"Film biru bukan media yang dapat dijadikan referensi untuk belajar teknik dan posisi berhubungan seksual. Karena sekali menonton film biru dan mendapatkan kenikmatan bahkan kepuasan darinya, maka akan muncul keinginan untuk terus mengulang," ujar dr. Haekal melalui konten edukasi di Instagram pribadinya, dikutip suara.com, Selasa (19/9/2023).
Alih-alih dapat inspirasi posisi seks, film bokep hanya menyebabkan seseorang insekyur atau insecure yaitu perasaan ragu, cemas dan kurang percaya diri yang dapat menganggu kehidupan sehari-hari. Hasilnya pasangan atau diri sendiri malah punya pikiran buruk pada diri sendiri.
Kondisi ini terjadi karena film bokep memicu harapan dan ekspektasi berlebihan dan tidak realistis serta gangguan fungsi otak, perilaku dan sebagainya. Di mana semuanya berisiko akan mengakibatkan berbagai gangguan kesehatan fisik dan mental.
"Bahkan di dalam film biru tidak dijelaskan secara detail tentang tahapan, tujuan, manfaat, risiko dan harapan dari teknik dan posisi berhubungan seksual yang dilakukan," ungkap dr. Haekal.
Dokter yang juga pakar kecantikan itu mengingatkan jika film bokep cenderung menonjolkan eksploitasi seksual, alih-alih memberi edukasi atau solusi dari yang dihadapi pasangan. Bahkan eksploitasi ini cenderung tidak realistis atau sesuai kenyataan, ditambah cenderung tidak beretika karena melanggar nilai-nilai yang dianut seseorang.
"Sama halnya dengan film komersial lain, film biru juga melalui proses editing, rekayasa visual dan menggunakan pemeran pengganti. Sehingga film biru tidak bisa dijadikan tolok ukur untuk dijadikan referensi belajar teknik dan posisi berhubungan seksual karena adegan yang disajikan tidak lagi alami dan tidak sesuai realita," jelasnya.
Terakhir dr. Haekal menyarankan untuk belajar dan mencari inspirasi posisi seks dan teknik membuat pasangan orgasme dengan cara membaca dan mempelajari sumber ilmiah. Ditambah cara belajar ini bukan hanya untuk membangkitkan hasrat seksual, tapi bisa memberikan keharmonisan hubungan intim suami istri.
Baca Juga: Virly Virginia Ngaku Kesakitan Saat Pertama Kali Berhubungan Seks di Usia 18 Tahun: Mengapa Begitu?
"Selain itu, jangan menggunakan film biru sebagai cara untuk mengatasi kejenuhan dalam berhubungan bseksual dengan pasangan, karena selain berisiko kecanduan, juga akan menyebabkan disfungsi seksual yang akan mengganggu keharmonisan hubungan dengan pasangan," tutup dr. Haekal.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali