Suara.com - Istri Pesepakbola Pratama Arhan, Azizah Salsha mengungkap dirinya menjalani diet cepat hingga turun berat badan 10 kilogram setelah menikah. Padahal diet ketat berbahaya untuk kesehatan, hingga menyebabkan malnutri loh.
Pengakuan diet cepat yang dijalani puteri anggota DPR-RI, Andre Rosiade itu diceritakan melalui media sosial pribadinya @acadumpie dilihat suara.com, Selasa (26/9/2023) yang dibarengi dengan potret timbangan berat badannya, dari yang tadinya 54 kilogram menjadi 44 kilogram.
"Diet kilat dari 54 kilogram," tulis Azizah seraya melampirkan potret perut yang sangat rata bahkan terkesan kurus.
Bahkan menurut Azizah, penurunan berat badan drastis dengan cara diet kilat ini dirinya sudah siap menerima endorse berupa produk pelangsing.
"Udah bisa ambil endorse slimming hasil akurat," tulis Azizah lagi seraya memamerkan perubahan wajahnya dari yang semila terlihat pipi chubby berubah menjadi pipi tirus hingga membuat garis tulang pipi dan dagunya cukup terlihat.
Tidak hanya itu, saking kurusnya tubuh yang dimilikinya, perempuan berusia 20 tahun itu menyebut kakinya menyerupai batang lidi, yang memanjang dan kecil. Bahkan ia juga mengunggah potretnya yang tampak kurus, melalui postingan khusus.
Sementara itu melansir Hello Sehat, diet ketat diakui bisa mengurangi berat badan secara signifikan dan drastis, tapi ada ancaman bahaya kesehatan yang perlu diwaspadai, seperti sebagai berikut:
1. Metabolisme Melambat
Diet ketat biasanya dilakukan dengan mengurangi asupan kalori secara drastis.
Sebagai contoh, asupan kalori harian yang semula 3.000 kalori per hari dibatasi hingga 1.500 kalori. Tapi jika langsung mengurangi jumlah asupan harian, tubuh mengenali kondisi ini sebagai tanda kekurangan kalori.
Hasilnya tubuh mengenalinya sebagai kelaparan sehingga metabolisme akan melambat untuk membantu menghemat energi. Melambatnya metabolisme justru menyebabkan berat badan bertambah dibandingkan sebelumnya.
2. Gangguan Makan
Sulitnya menjalani diet ketat bisa membuat mudah menyalahkan diri sendiri, cemas, stres, sulit berkonsentrasi, serta mudah marah. Ketika berat badan ideal tidak kunjung terwujud, akan mulai merasa tidak percaya diri pada penampilan tubuh.
3. Malnutrisi
Diet ketat umumnya dilakukan dengan membatasi atau berhenti mengonsumsi jenis makanan tertentu, yang mengandung zat gizi penting. Hal tersebut bisa menyebabkan Anda kekurangan zat gizi, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan, bahkan memicu kondisi malnutrisi.
4. Rambut Rontok
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Pendidikan Arifah Fauzi, Menteri PPPA yang Dikritik Usai Usul Gerbong Wanita Dipindah Ke Tengah
-
Banyak Korban Kecelakaan Kereta Api Bekasi Ulang Tahun di Hari Tragedi
-
5 Bedak Two Way Cake Mengandung Jojoba Oil agar Wajah Tidak Kering, Makeup Lebih Awet
-
Profil Bobby Rasyidin, Dirut KAI yang Fotonya Termenung di Samping Bangkai KRL Viral
-
Tema Hari Pendidikan Nasional 2026 Apa? Ini Panduan Lengkapnya dari Kemendikdasmen
-
Green SM Milik Siapa? Diduga Jadi Biang Kerok Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Susunan Upacara Bendera Hardiknas 2026 Sesuai Pedoman Kemendikdasmen Lengkap
-
Sun Body Serum untuk Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Kulit Tidak Gosong
-
Sejarah Stasiun Bekasi Timur, Lokasi Kecelakaan Kereta KRL vs KA Argo Bromo Anggrek
-
Link Download Logo Hari Pendidikan Nasional 2026 Kemendikdasmen dan Maknanya