Suara.com - Celana dalam dari merek fesyen kelas atas asal Italia, Miu Miu, menjadi sorotan karena dibandrol dengan harga Rp 86 juta. Celana dalam ini menjadi sorotan usai akun fashion police @diet_prada memperkenalkan celana dalam seharga Rp 86 juta kepada 3,4 juta pengikutnya.
Unggahan itu dengan cepat menuai respons dari warganet. Beberapa menyindir harganya yang demikian mahal. Yang lain berspekulasi bahwa celana dalam mewah milik anak perusahaan Prada tersebut dirancang oleh seorang pria.
Lantas, kenapa harga celana dalam Miu Miu itu bisa tembus Rp 86 juta?
Dari penelusuran, pakaian dalam Miu Miu seharga $5.600, tersedia untuk dijual di situs web department store mewah Bergdorf-Goodman – dan ditandai sebagai "persediaan terbatas" dengan hanya satu yang tersisa untuk dibeli. Deskripsi produk menunjukkan bahwa item tersebut "dihiasi dengan seluruh kristal dan manik-manik payet", dengan potongan rendah. Celana dalam ini juga punya resleting yang tidak biasa.
Pada tanggal 27 September, surat kabar Inggris The Guardian menerbitkan artikel singkat namun populer tentang kehebohan Miu Miu tentang pakaian dalam baru. Mereka mencatat bahwa pakaian tersebut dihargai Rp 85 juta di Inggris.
Pada tanggal 16 Agustus, majalah People melaporkan bahwa Kendall Jenner baru-baru ini menjadi model pakaian Miu Miu di sampul fashion glossy Harper's Bazaar. Memperhatikan bahwa pakaian tersebut sebelumnya dikenakan di atas catwalk oleh model Emma Corrin, outlet tersebut mendeskripsikan ansambel Jenner:
"Saat Corrin mengenakan celana dalam metalik dengan sweter turtleneck rajutan berwarna cokelat di atas catwalk, Jenner dipadukan dengan celana ketat hitam dari merek mewah Italia dan atasan rajutan abu-abu. Penampilan Jenner dilengkapi dengan jam tangan dan kalung Panthère de Cartier berwarna emas yang mempesona saat dia menyisir rambutnya ke belakang."
Terakhir, liputan tabloid Inggris Metro.co.uk mengenai kontroversi ini mencakup penilaian dari pakar kesehatan perempuan Dr. Aziza Sesay. Sesay memperingatkan terhadap pakaian dalam yang tidak bergaris atau sintetis.
“Hindari pakaian dalam ketat yang terbuat dari bahan sintetis karena cenderung menahan kelembapan sehingga menciptakan lingkungan terbaik bagi bakteri dan jamur untuk berkembang, tumbuh, dan menyebabkan infeksi seperti ISK, [kandidiasis,] dan BV.”
Baca Juga: Grace Tahir Bocorkan Brand Favorit Para 'Old Money', Ternyata Bukan Hermes atau Gucci
Pakaian dalam Miu Miu seharga $5.600 tetap menjadi topik perdebatan sengit di kalangan penggemar dan pengikut tren fesyen, dan hal itu menjadi perhatian pertama.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
Pilihan
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
Terkini
-
7 Rekomendasi Sunscreen SPF 50 untuk Usia 55 Tahun Ke Atas
-
5 Sunscreen Lokal untuk Cegah Garis Halus dan Kerutan Usia 45 Tahun
-
Prinsip Kunci Manajemen Risiko Berbasis Volatilitas untuk Perdagangan Forex Efektif
-
Day Cream atau Sunscreen Dulu? Ini Urutan Skincare dan Rekomendasinya
-
5 Sunscreen Non Comedogenic untuk Flek Hitam Usia 45 Tahun ke Atas
-
Ini 7 Bahaya Menghirup Gas Nitrous Oxide Tabung Whip Pink yang Viral
-
12 Ramalan Shio Terbaru 25 Januari 2026 Tentang Keuangan, Cinta, dan Sial
-
Ruang Bermain yang Bisa Bergerak di Tengah Kota
-
5 Deker Lutut untuk Atasi Nyeri Sendi pada Lansia, Mulai dari Rp80 Ribuan
-
5 Rekomendasi Azarine Sunscreen Terbaik untuk Kebutuhan Kulit Kamu