Suara.com - Kisah Ida Susanti menikahi suami yang ternyata perempuan hingga kini masih menjadi sorotan. Baru-baru ini, Ida Susanti membongkar kisah kelamnya yang ditipu hingga dipaksa untuk melakukan malam pertama. Padahal, suaminya itu, Nardinata Marshioni Suhaimi adalah seorang perempuan.
Dalam ceritanya, Ida Susanti mengaku, malam pertamanya itu dilakukan saat ia dan Nardinata melakukan bulan madu di Bangkok, Thailand. Ida Susanti mengungkapkan, Nardinata kala itu menantunya untuk berhubungan intim agar dirinya tidak perawan lagi.
"Akhirnya dia waktu malam, dia menuntut, 'Kamu sudah kawin sama aku, aku enggak mau kamu masih perawan', ngomong gitu dok," ungkap Ida Susanti, dikutip dari podcast Dokter Richard Lee, Selasa (3/10/2023).
Sementara itu, dalam berhubungan seks kala itu, Nardinata dikatakan memakai alat bantu seks dari karet atau dikenal dengan nama dildo. Hal tersebut, menjadi cara Nardinata berhubungan seks dengan Ida Susanti.
"Sudah saya bingung, ya sudah akhirnya dia melakukan pakai alat dari karet. Alat dari karet yang namanya dildo. Akhirnya dia tahu kalau aku masih perawan," imbuhnya sambil menahan tangis.
Melansir WebMD, dildo sendiri merupakan mainan seks alias sex toy yang biasa digunakan untuk dimasukkan ke dalam mulut, Miss V, hingga anus. Biasanya, dildo sendiri dibuat menyerupai Mr P pria. Hal ini yang membuat penggunaan dildo seperti sedang berhubungan seks dengan pria.
Meski demikian, bentuk, bahan, dan ukuran dari dildo sangat beragam. Hal ini biasanya disesuaikan dengan kebutuhan untuk menyesuaikan kepuasan pasangan.
Jenis dildo ini juga beragam. Ada yang bentuknya seperti Mr P dengan testis. Ada yang bentuk dildo dua sisi. Hal ini membuat pengguna dapat melakukan penetrasi dari dua sisi. Biasanya, dipakai oleh pasangan lesbian.
Terdapat juga dildo yang disertai fitur getaran seperti vibrator. Hal ini untuk memberikan sensasi rasa nikmat saat memakainya.
Penggunaan dildo juga biasanya dipakai sebagai variasi bagi para pasangan saat berhubungan seks. Oleh sebab itu, penggunaan dildo tidak akan menggantikan rasa saat berhubungan seks secara langsung dengan pria.
Sementara itu, terkait kasus Ida Susanti ini sendiri dikabarkan sudah pernah dilaporkan ke Polda Jawa Timur pada 2002. Namun, hingga saat ini belum juga ada penindakan lebih lanjut. Bahkan, Ida Susanti mengaku pernah mengajukan Peninjauan Kembali (PK) terkait kasusnya, akan tetapi tak berujung sampai sekarang.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali