Suara.com - Kasus kematian Wayan Mirna Salihin karena kopi sianida tahun 2016 lalu yang menyeret nama Jessica Wongso kembali ramai diperbincangkan publik. Kasus kopi Sianida kembali viral usai rilis film dokumenter Netflix berjudul “Ice Cold: Murder, Coffee, and Jessica Wongso”.
Dalam film dokumenter tersebut berisi wawancara beberapa narasumber terkait kasus kopi sianida, Wayan Mirna, dan Jessica Wongso. Kasus ini tersebut saat ini semakin ramai diperbincangkan usai penyampaian sejumlah poin pernyataan kontroversial Otto Hasibuan.
Seperti yang diketahui, Otto Hasibuan merupakan pengcara Jessica Wongso pada tahun 2016 saat kasus kopi sianida tersebut mencuat. Sama seperti tujuh tahun, saat ini pun Otto Hasibuan masih yakin kalau Jessica Wongso, kliennya, tidak bersalah.
Lantas, apa saja poin pernyataan kontroversial Otto Hasibuan yang baru-baru ini tengah sorotan publik? Nah untuk selengkapnya, simak berikut ini poin-poinnya yang dirangkum dari berbagai sumber.
1. Kasus Kopi Sianida jadi Panjang Karena Irjen Krishna Murti
Salah satu poin pernyataan kontroversial Otto Hasibuan yaitu Ia menyampaikan bahwa kasus kopi sianida yang menyeret Jessica Wongso sebagai tersangka ini jadi panjang dan rumit karena Irjen Krishna Murti.
Padahal menurut Otto, usai Wayan Mirna ditemukan meninggal dunia, keluarga Mirna berencana akan langsung menguburkan jenazah korban. Jika pada waktu itu langsung dikuburkan, maka persoalan kasus kopi sianida tidak akan pernah ada.
“Kalau dia langsung dikuburkan waktu itu, sudah selesai persoalan ini nggak ada,” ucap Otto Hasibuan dilansir dari kanal YouTube Karni Ilyas Club (6/102023).
Kematian Wayan Mirna ini menjadi kasus yang panjang dan rumit usai Krishna Murti meminta jenazah Wayan Mirna untuk dilakukan autopsi. Pada waktu itu, Krishna Murti tengah menjabat Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro.
Baca Juga: Krishna Murti Ngotot Jasad Mirna Salihin Sudah Diautopsi, Auto Makin Dirujak Publik
2. Dokter Tidak Melakukan Autopsi
Setelah Krishna Murti meminta untuk melaukan autopsi pada jenazah Mirna, pihak keluarga Mirna pun akhirnya menyetujuinya. Otto bercerita bahwa dalam proses persidangan saat itu hadir seorang dokter ahli yang bernama Slamet.
Otto menyampaikan, berdasarkan keterangan dokter Slamet pada saat itu dirinya tak melakukan autopsy, namun hanya mengambil sejumlah sampel di bagian hati, lambung, dan beberapa bagian tubuh Mirna.
Otto pun merasa ada kejanggalan kenapa tidak ada proses autopi padahal harusnya ada. Pasalnya dalam berkas perkara yang ia pegang terdapat surat pengajuan permohonan pada rumah sakit untuk melakukan autopsi.
3. Jessica Wongso Dihipnotis
Otto Hasibuan juga turut menceritakan bahwa Jessica sempat dihipnotis saat menjalani proses pemeriksaan di Polda. Otto Hasibuan bersikeras bahwa tidak etis melakukan pemeriksaan dengan cara menghipnotis tersangka.
Berita Terkait
-
Krishna Murti Ngotot Jasad Mirna Salihin Sudah Diautopsi, Auto Makin Dirujak Publik
-
Akun Instagram Mendagri Tito Karnavian Mendadak Diserang Usai Ayah Mirna Catut Namanya
-
Ini Alasan Ayah Mirna Tidak Keluarkan Bukti saat Jessica Wongso Masukkan Sianida ke Kopi Putrinya
-
Heboh Amir Papalia Sebut Mirna Salihin Dibunuh Suami, Edi Darmawan: Dia Dibayar Otto Hasibuan!
-
4 Sumber Kekayaan Otto Hasibuan, Disebut Ayah Mirna Salihin Mustahil Enggak Terima Bayaran dari Jessica Wongso
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten
-
Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?
-
Generasi Muda Disebut Jadi Kunci Hadapi Tantangan Perubahan Iklim hingga Ketahanan Pangan
-
Dakwaan Dibatalkan Hakim, Jaksa Kembali Limpahkan Perkara dr Tifa ke PN Jakarta Timur
-
HKBP Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
-
Resmi Dihibahkan ke Pemprov Jabar, Teras Cihampelas Bandung Bakal Dibongkar Total
-
Hilirisasi Sawit RI Diklaim Sukses, 80% Ekspor Tak Lagi Produk Mentah
-
5 Fakta Kapal Jukung Terbakar di Sungai Musi, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
-
Bakery Singapura BIdik Pasar Kuliner RI, Ekspansi Perdana ke Jakarta
-
BGN Enggan MBG Dibenturkan dengan Sekolah Roboh: Enggak Nyambung