Suara.com - Usai film dokumenter Netflix Ice Cold tayang, pembahasan kopi sianida membunuh Mirna Salihin oleh Jessica Wongso kembali jadi buah bibir. Padahal tahu nggak sih ada buah mengandung sianida alami loh tapi tidak beracun.
Dalam film disebutkan cyanide lethal dose atau dosis mematikan sianida berkisar antara 50 hingga 176 miligram. Sedangkan dosis yang ditemukan dalam tubuh Mirna setelah 70 menit kematian yakni 0, lalu ditemukan 0,2 miligram (mg) setelah 3 hari. Disebutkan juga biji apel mengandung 0,6 miligram sianida.
Sementara itu ada beberapa buah dan sayur yang dikonsumsi mengandung sejumlah kecil racun alami. Racun alami ini akan membantu tanaman lebih tahan terhadap penyakit dan serangga.
Berikut ini buah yang mengandung sianida alami yang perlu diwaspadai melansir Inspection Canada, Selasa (10/10/2023).
1. Biji Buah
Biji dalam beberapa buah seperti aprikot, ceri, persik, pir dan plum mengandung racun alami yang disebut glikosida sianogenik. Daging buahnya sendiri tidak beracun, tapi ketika biji dikonsumsi maka glikosida sianogenik bisa merubah jadi hidrogen sianida yang beracun bagi manusia. Inilah sebabnya tidak disarankan memakan biji buah-buahan,
2. Akar Singkong
Racun glikosida sianogenik juga ditemukan pada singkong dan rebung segar, sehingga perlu dimasak sebelum dikalengkan atau dimakan. Apalagi ada dua kategori singkong manis mengandung sianida kurang dari 50 mg per kilogram (kg) dan singkong pahit mengandung sianida lebih besar dari 50 mg per kg.
Singkong manis hanya perlu dimasak untuk mengurangi kandungan sianida hingga tingkat tidak beracun. Namun singkong yang pahit mengandung lebih banyak racun sehingga harus disiapkan dan dimasak dengan benar sebelum dikonsumsi.
3. Buah Ackee
Buah ini saat mentang mengandung racun alami yang disebut hipoglisin. Satu-satunya bagian dari buah ini yang dapat dimakan adalah daging emas matang yang dipanen dan disiapkan dengan benar di sekitar biji hitam mengkilat.
Buah ini bisa beracun jika tidak matang, tapi jika sudah matang yang terlihat dengan terbuka secara alami di pohon maka dipastikan aman.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
Industri Film Indonesia Masuki Era Baru dengan Dukungan Blockchain dan AI
-
Dari Anemia hingga Isu Mental, Ketika Generasi Muda Turun Tangan Racik Solusi Kesehatan
-
Tandon Air yang Bagus Merek Apa? Ini 4 Rekomendasinya yang Anti-Lumut dan Tahan Lama
-
The Apurva Kempinski Bali Angkat Isu Regenerasi dan Keberlanjutan
-
Cara Atasi Uap Keluar dari Gagang Panci Presto agar Daging Cepat Empuk
-
Saat Ekonomi Sulit, Mal Andalkan Hiburan Anak untuk Dongkrak Belanja?
-
5 Tips Layering Parfum agar Wanginya Tidak Pasaran, Ini Aroma yang Cocok Dipadukan
-
Jerawat Tak Kunjung Sembuh? 4 Rekomendasi Vitamin dari Dokter Estetika untuk Wajah Berjerawat
-
12 Destinasi Wisata Hits di Jakarta untuk Libur Sekolah, dari Pantai hingga Hutan Mangrove