Suara.com - Nasib sial dialami oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Cimahi, Dikdik Suratno Nugrahawan. Ia dicopot dari jabatannya oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.
Keputusan itu diambil Tito karena Dikdik dianggal gagal mengatasi inflasi yang terjadi di Kota Cimahi, Jawa Barat.
Pengumuman pencopotan Dikdik disampaikan Tito dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Tahun 2023 yang ditayangkan dalamchannel YouTube Kemendagri, Senin (9/10/2023).
Dalam kesempatan itu, Tito mengaku telah berulang kali memberi peringatan pada Dikdik terkait tingginya inflasi di kota tersebut.
"Karena tidak mampu mengatasi masalah inflasi, saya memutuskan untuk mencopot Dikdik dari jabatan Pj Wali Kota Cimahi. Saya sudah meminta untuk menggantinya, dan penggantian tersebut telah dilakukan," tutur Mendagri.
Lantas seperti apakah sosok Dikdik Suratno Nugrahawan yang efektif dicopot sebagai Pj Wali Kota Cimahi pada Sabtu (7/10/2023) lalu? Berikut ulasannya.
Profil singkat Dikdik Suratno Nugrahawan
Mengutip laman cimahikota.go.id, Dikdik lahir di Kota Bandung pada 20 Mei 1970. Ia memeluk agama Islam dan sudah menikah.
Dikdik sudah berkarier di Pemerintah Kota Cimahi hampir 20 tahun. Pada 2004 hingga 2010, ia menjabat sebagai Kepala Sub Bidang Sosial Budaya, Hukum dan Politik BAPPEDA Kota Cimahi.
Baca Juga: Mendagri Ajak Tinggalkan Nasi tapi Pemerintah akan Bagikan Rice Cooker, Mana yang Harus Diikuti?
Setelah itu ia naik jabatan menjadi kepala Bidang Sosial udaya, Hukum dan Politik pada BAPPEDA Kota Cimahi dari 2010 hingga 2012.
Kariernya terbilang moncer di Pemkot Cimahi. Pada 2012 hingga 2016, Dikdik diangkat menjadi Kepala bagian Administrasi Pembangunan Setda Kota Cimahi.
Lalu ia menjadi Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Cimahi tahun 2016-2018. Setelah itu Dikdik menjadi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Cimahi pada 2018-2019.
Sebelum menjadi Pj Wali Kota Cimahi pada 2022, Dikdik merupakan Sekretaris Daerah Kota Cimahi pada 2019 hingga 2022.
Riwayat pendidikan Dikdik
Dikdik mengenyam pendidikan formal di kota kelahirannya, yakni Bandung. Ia belajar di SMA Negeri 7 Kota Bandung pada 1990.
Ia lalu melanjutkan pendidikannya di Iniversitas Padjajaran Bandung dan menjadi sarjana pada 1997. Dikdik meraih gelar magister di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pasundan Bandung tahun 2017.
Tak hanya pendidikan formal, Dikdik juga pernah mengenyam pendidikan non formal dan pelatihan kedinasan, diantaranya adalah sebagai berikut:
- Diklat Pelatihan dan Pendidikan Pra Jabatan Golongan III Angkatan V - LAN RI Tahun 1999
- Pelatihan dan Pendidikan TOT, Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Perencanaan Program dan Anggaran Daerah - Badiklat Kementerian Dalam Negeri Tahun 2002
- Pendidikan dan Pelatihan Teknis Penulisan Absctract - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Tahun 2011
- Pendidikan dan Pelatihan Teknis Pengadaan Barang dan Jasa - Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Jakarta
- Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Tingkat III, Provinsi Jawa Barat - Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Daerah Jawa Barat Tahun 2016
- Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Tingkat II, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2019
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Berita Terkait
-
Mendagri Ajak Tinggalkan Nasi tapi Pemerintah akan Bagikan Rice Cooker, Mana yang Harus Diikuti?
-
Dicopot Tito Karnavian Gegara Inflasi Tinggi, Pj Wali Kota Cimahi Beri Resppon Tak Terduga
-
Namanya Ikut Disebut Ayah Mirna, ini Profil dan Biodata Eks Kapolri Tito Karnavian
-
Pemerintah Bagi-bagi Rice Cooker Gratis saat Mendagri Ajak Masyarakat Tinggalkan Beras
-
Akun Instagram Mendagri Tito Karnavian Mendadak Diserang Usai Ayah Mirna Catut Namanya
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Beda Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki, Jangan Sampai Keliru Memilihnya
-
Concealer untuk Mata Panda Warna Apa? Ini Tips Memilih dan 5 Rekomendasinya
-
5 Jenis Pompa Air Sesuai Kedalaman Sumur, Ketahui agar Tidak Salah Beli
-
Apakah Pompa Air Boleh Nyala Terus? Ini Cara Merawat yang Benar agar Awet
-
4 Kipas Angin Hemat Listrik yang Sejuk dan Ramah Tagihan Bulanan, Andalan saat Cuaca Panas
-
7 Jersey Original Murah Piala Dunia 2026: Mulai Rp300 Ribuan, Asli Adidas dan Nike!
-
4 Rekomendasi Sepatu Lari Lokal Cushion Empuk, Melindungi Lutut Pelari Big Size
-
3 Sunscreen di Bawah Rp20 Ribu dengan SPF Tinggi, Anti-Kantong Kering In This Economy
-
Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
-
3 Pilihan Sepatu Lari Brodo: Kualitas Jempolan, Cocok untuk Pemula hingga Profesional