Suara.com - Seorang anak dari anggota DPR RI fraksi PKB diduga telah menganiaya kekasihnya seorang janda muda bernama Dini Sera Afrianti. Setelah ditelusuri, kasus ini menyebabkan Kapolsek Lakarsantri dicopot dari jabatannya. Karena itu profil Kapolsek Lakarsantri dicopot buntut anak DPR RI aniaya janda muda pun dicari banyak orang.
Pencarian terhadap profil Kapolsek Lakarsantri dilakukan warganet karena pengacara korban mengungkap bahwa polsek Lakarsantri terlalu dini menyimpulkan penyebab kematian Dini, disebutkan karena sakit. Berikut profil Kapolsek Lakarsantri, Kompol Hakim yang dicopot buntut dari kasus anak DPR aniaya janda muda.
Meski demikian, pihak Polrestabes Surabaya membantah pencopoyan Kompol Hakim buntut dari kasus penganiayaan yang dilakukan oleh Gregorius Ronald Tannur. Ia digantikan karena sakit.
Profil Kapolsek Lakarsantri yang menjadi sorotan itu dikenal dengan nama Kompol Hakim. Didampingi oleh Iptu Samikan selaku Kanit Reskrim Polsek Lakarsantri dan AKP Haryoko Widhi selaku Kasi Humas Polrestabes Surabaya, mereka menangani kasus ini.
Ketiganya menyimpulkan bahwa kematian Dini disebabkan oleh penyakit asam lambung dan tidak ditemukan sejumlah luka. Pernyataan tersebut menimbulkan kegaduhan.
Pasalnya, di tubuh Dini ditemukan adanya luka lebam, hingga bekas ban pada salah satu lengannya. Diduga Dini dilindas dengan mobil oleh tersangka. Kejadian penganiayaan diduga sudah berlangsung sejak mereka karaoke di Blackhole TV, Lenmarc Mall Surabaya, pada Rabu dini hari.
Dikutip dari berbagai sumber, kekasih Dini merupakan anak dari anggota DPR RI fraksi PKB, Edward Tannur. PKB juga telah membenarkan dan langsung menonaktifkan Edward Tannur buntut kasus tersebut.
Berdasarkan dari hasil olah TKP, pelaku terindikasi akan meninggalkan korban yang sudah terkapar di basemant usai terjadi tindak penganiayaan. Namun, ada petugas keamanan yang melihatnya.
Namun, bukannya segera dibawa ke rumah sakit, korban yang sudah tak sadarkan diri justru dimasukkan ke dalam bagasi mobil. Petugas keamanan yang ada di lokasi pun tidak segera melakukan pengamanan preventif meskipun melihat kejadian itu. Korban dibawa ke apartemen tersangka. Pada saat itulah, tersangka panik karena korban tidak meresponnya.
Tersangka turun ke lobi, melapor pada tim keamanan apartemen dan meminta tolong kepada pengelola apartemen untuk membawa korban ke rumah sakit terdekat. Pada saat itu kondisinya sudah memburuk. Ketika sampai di rumah sakit, Dini dinyatakan sudah meninggal dunia.
Saat ini, Kompol Hakim yang tadinya bertugas mengusut kasus tersebut sudah dibebastugaskan dengan alasan sakit. Berbagai sumber menyebut bahwa Kompol Hakim sudah lama sakit dan menjalani rawat inap di rumah sakit. Kompol Hakim digantikan oleh Akhyar, mantan Kapolsek Tambaksari.
Demikian itu informasi sementara mengenai profil kapolsek Lakarsantri dicopot buntut anak DPR RI aniaya janda muda. Belum ada informasi lebih banyak mengenai latar belakang Kompol Hakim.
Kontributor : Mutaya Saroh
Tag
Berita Terkait
-
Ronald Tannur Lebih Pantas Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana Daripada Penganiayaan, Apa Perbedaannya?
-
Profil Firli Bahuri, Ketua KPK yang Jadi Sorotan karen Foto Bareng SYL Hingga Dituduh Lakukan Pemerasan
-
Profil dan Biodata Gal Gadot, 'Wonder Woman' Israel Sebut Serangan Hamas Teror Mengerikan
-
Siapa Rob Sixsmith? Sutradara Ternama yang Disebut Ayah Mirna Salihin Penipu
-
Profil Hakim Kisworo, Ketua Majelis Hakim yang Jebloskan Jessica Wongso ke Jeruji Besi Selama 20 Tahun Tanpa Bukti Kuat
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Wali Kota Solo Tegaskan Tak Toleransi Miras Ilegal, Empat Outlet Ditutup
-
Dari AI hingga Alat Diagnostik Presisi, Inovasi Teknologi Dorong Deteksi Penyakit Lebih Cepat
-
Watak Weton Rabu Pon Milik Presiden Prabowo Subianto, Simak Kelebihan dan Kekurangannya
-
BPS Ungkap Penjualan Truk hingga Pikap Melonjak 38,76%
-
Mendagri Siapkan Tiga Langkah Sebagai Solusi Operasional Gaji Pegawai Pemda
-
BRI Dukung Optimalisasi Dana SAL, Perkuat Penyaluran Kredit ke Sektor Produktif
-
Deposit Judi Online Piala Dunia 2026 Tembus Rp1 Triliun! QRIS Paling Banyak Disalahgunakan
-
Purbasari White Glow Body Serum Bisa Memutihkan Kulit? Cek Ulasan Pengguna
-
Meski Tampil Singkat, Mariano Peralta Ungkap Kesan Debut di Persib Bandung
-
BRI Dukung Kebijakan Dana SAL demi Perkuat Intermediasi Perbankan