Suara.com - Polisi baru saja menangkap pelajar SMK berinisial MY (18) yang menyiramkan air keras ke pelajar SMK lain yakni DH (18).
MY mengaku membeli bahan kimia tersebut dari kawasan Pulogadung, Jakarta Timur (Jaktim) dengan menggunakan uang jajan.
Berdasarkan pengakuan MY, ia mengatakan kepada penjual bahwa ia membeli air keras untuk membersihkan karat pada besi. Seperti diketahui bahwa pembelian bahan kimia seperti air keras seharusnya melalui prosedur yang ketat.
Lantas, seperti apakah kronologi dan profil MY, siswa SMK yang siram teman dengan air keras di Jakarta Utara? Simak informasi lengkapnya berikut ini.
Kronologi Kejadian
Mulanya, korban bersama dengan seorang temannya dalam perjalanan pulang sekolah berboncengan menggunakan motor. Keduanya kemudian berpapasan dengan kelompok pelaku dengan jumlah lima sepeda motor.
Saat kejadian, tidak ada cekcok yang terjadi di antara kedua kelompok. Namun, MY tiba-tiba menyiramkan air keras yang sudah disiapkan menggunakan botol ke wajah korban.
Setelah kejadian, kelompok pelaku memacu sepeda motor mereka dan melarikan diri. Sedangkan korban hanya bisa menahan rasa sakit dengan memegangi bagian wajah karena kulitnya melepuh.
Korban pun langsung dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta untuk mendapatkan penanganan medis.
Baca Juga: Segera Tayang, My Dearest Season 2 Tampilkan Kisah Cinta Lebih Menarik
Profil MY
Belum ada informasi terkait dengan profil dari MY, tetapi diketahui ia berusia 18 tahun. MY telah mempersiapkan air keras jenis hidrogen klorida (HCI) tersebut sejak hari Minggu (24/9/2023) malam.
Pelaku menyimpan air keras tersebut di kawasan Bendungan Pintu Air, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat.
Lalu, air keras tersebut diambil oleh tiga rekan MY, yakni MYS (18), DF (17), dan MSH (17) pada hari kejadian penyiraman air keras, tepatnya pada Rabu (27/9/2023).
Air keras itu diambil setelah MY terlibat baku hantam dengan pelajar SMK lain yang berkendara di jalanan kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
MY kemudian menyiramkan air keras tersebut ke arah wajah DH, salah satu anggota lawannya, pada saat kedua kelompok itu kembali bertemu kembali di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara.
Berita Terkait
-
Segera Tayang, My Dearest Season 2 Tampilkan Kisah Cinta Lebih Menarik
-
Tetap Dibintangi Namgoong Min dan Ahn Eun Jin, Intip Sinopsis My Dearest Part 2 yang Bakal Tayang Pekan Ini
-
3 Profesi yang Pernah Dibawakan Xiao Zhan di Drama China
-
12 Quotes dalam Drama 'My Lovely Boxer', Penuh Petuah Bangkitkan Semangat
-
5 Rekomendasi Drama China Terbaik yang Dibintangi Dilraba Dilmurat
Terpopuler
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement
-
Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok
-
PDIP Minta Kenaikan Gaji Kepala Daerah Ditunda, Ini Alasannya
-
1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa
-
3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia
-
Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti
-
Usai Diperiksa 7 Jam, Febrie Adriansyah Bungkam soal Kasus Emas 74 Kilogram
-
Suzuki XL7 Tampil Perkasa di GIIAS 2026
-
Profil Wasit VAR Pansa Chaisanit yang Batalkan Kartu Merah Song Ui-young Laga Indonesia vs Singapura
-
UGM Nonaktifkan Elda Putri dari PPDS 3 Bulan Imbas Komentar Merendahkan Pasien BPJS