Suara.com - Sebuah video memperlihatkan seorang dokter Palestina mengungkap rasa syukurnya saat sang suami dikabarkan gugur dalam serangan Israel ke Palestina viral beru-baru ini.
Wanita tersebut terlihat keluar dari rumah sakit tempatnya bekerja. Alih-alih meratapi kematian suaminya, ia berteriak dengan suara bergetar mengucap betapa bersyukurnya ia karena suaminya mati syahid di tengah perang.
Terlebih saat itu, wanita tersebut sedang berada di rumah sakit untuk menyelematkan para korban. Ia pun berharap kepergian suaminya syahid.
"Suamiku syahid wahai semua orang. Suamiku syahid, sedangkan aku sibuk di rumah sakit," ucapnya terus berlari kecil sambil meneriakan rasa syukurnya tersebut, seperti yang Suara.com kutip dari akun TikTok @drbrewox, Kamis (12/10/2023).
Wanita tersebut juga meneriakan kalimat syahadat berkali-kali dan menyerukan kata-kata Allah. Ia berlari ke arah sang anak, dan mengabarkan jika ayahnya telah mati syahid.
Sang anak terlihat memeluk ibunya dan langsung berteriak histeris. Meski begitu ibunya terus mengingatkan bahwa ayahnya mati syahid. Tentu saja momen tersebut ikut membuat banyak orang merasa terharu.
Sebagai informasi, korban tewas akibat perang terbaru antara Israel vs Hamas Palestina mencapai 2.327 orang per Rabu (11/10/2023) malam.
Kementerian Kesehatan Palestina mencatat setidaknya 1.100 orang tewas dan 5.339 orang lainnya terluka di Jalur Gaza, wilayah yang dikontrol Hamas dan menjadi target gempuran Israel.
Mati syahid adalah kematian yang dihadiri oleh para malaikat. Dalam Islam, orang yang termasuk mati syahid adalah mereka yang mati saat berperang karena memperjuangkan kebenaran.
Baca Juga: Konflik Israel-Palestina Memasuki Hari ke-5, Lebih dari 1.500 Orang Dinyatakan Tewas
Namun, mati syahid bukan hanya bisa diraih oleh orang-orang yang meninggal saat berperang saja. Seperti mati sakit perut, mati sedang melahirkan, mati tenggelam, tertimpa benda, mati sedang menuntut ilmu ataupun sedang mengajar dan lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil