Suara.com - Lembaga Medis dan Kemanusiaan MER-C menyebut jumlah korban akibat serangan Israel terhadap Palestina semakin bertambah. Situasi terkini menurutnya semakin memburuk akibat serangan Israel menyasar ke pemukiman penduduk.
"Sangat memburuk dan korban semakin banyak akibat pemboman Israel ke pemukiman penduduk," Ketua Presidium MER-C, Sarbini Abdul Murad kepada Suara.com, Kamis (12/10/2023).
Menurut Sarbini, dokter-dokter yang berada di Rumah Sakit Indonesia di Gaza kekinian juga semakin kewalahan. Sebab persediaan obat bius untuk tindakan operasi mulai menipis.
"Rumah Sakit Indonesia di Gaza mengalami kesulitan untuk melakukan pengobatan dan tindakan operasi. Oleh sebab yang terjadi di Gaza bahwa obat bius yang menyangkut tentang bedah semakin lama kian menipis karena jumlah korban yang begitu luar biasa," ungkapnya.
Di sisi lain, kata Sabrini, dokter-dokter yang bertugas juga mengalami kelelahan dampak banyaknya pasien atau korban yang mesti ditangani.
"Banyak juga dokter kelelahan karena jumlah yang sedikit sehingga menimbulkan hal yang tidak baik dalam penanganan korban," tuturnya.
Kekinian MER-C telah mengupayakan mengirim lima relawan dokter spesialis ke Rumah Sakit Indonesia di Gaza. Proses pengiriman relawan tersebut kekinian telah dikoordinasikan dengan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Republik Indonesia.
"Kami meminta kepada Kementerian Luar Negeri agar bisa memfasilitasi tim ini untuk bisa sesegera mungkin untuk bisa masuk ke Gaza," ujarnya.
Selain tim medis, Sabrini juga mengungkap kebutuhan yang sangat diperlukan saat ini di antaranya menyangkut obat-obatan.
Baca Juga: Tahukah Anda? Jalur Gaza Adalah Salah Satu Tempat Terpadat Di Bumi, Kini Gelap Dikepung Israel
"Yang berkaitan dengan medis yang dibutuhkan," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 5 Sunscreen Jepang untuk Hempaskan Flek Hitam dan Garis Penuaan
Pilihan
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
Terkini
-
Baru Tiba dari Luar Negeri, Prabowo Langsung Kumpulkan Menteri di Hambalang
-
Mayat Wanita Membusuk di Kali Pesanggrahan, Suami Histeris di TKP, Ada Apa?
-
Seskab Ungkap Percakapan Prabowo dan Zidane di Swiss, Bahas Rencana Besar?
-
Badan Geologi Ingatkan Longsor Susulan Masih Mengintai Cisarua, Ini Pemicunya
-
Percepatan Relokasi dan Tata Ruang Aman Jadi Fokus Mendagri Pascabencana
-
Langsung Ditelepon Prabowo, Menteri Trenggono Ungkap Kondisinya Usai Pingsan Saat Upacara
-
Bantah Tebang Pilih, Satgas Ungkap Proses di Balik Perintah Prabowo Sikat 28 Izin Perusahaan
-
Pengamat Nilai Pengacara Nadiem Tak Siap Hadapi Jaksa, Apa Alasannya?
-
Kasus Suami Jadi Tersangka Usai Bela Istri dari Jambret di Sleman, Ini Kronologi Versi Polisi
-
JPO 'Melayang' JIS-Ancol Bakal Jadi Ikon Baru Jakarta, Kapan Bisa Digunakan?