Suara.com - Kanker payudara merupakan salah satu ancaman kesehatan yang paling serius yang kian menjadi momok yang menghantui masyarakat, khususnya bagi perempuan.
Saat ini kanker payudara tercatat lebih dari 150 ribu kasus per tahun. Ini membuat kanker payudara sebagai kanker yang paling banyak ditemukan di Indonesia.
Oleh karena itu, RS Siloam TB Simatupang dan Yayasan Daya Dara Indonesia (Love Pink) bersama-sama mengadakan gerakan 10 ribuUSG payudara gratis untuk membantu mendeteksi dan melawan kanker payudara.
Menurut Kementrian Kesehatan Indonesia, sebanyak 70 persen pasien kanker payudara telah memasuki stadium 3 saat terdeteksi. Padahal prognosis kemungkinan hidup pasien kanker payudara tahun bisa mencapai 95 persen jika dideteksi di stadium awal.
Tingginya angka kejadian kanker payudara menunjukkan betapa penting deteksi dini untuk dilakukan oleh setiap individu dan memerlukan perhatian semua pihak.
Kami memiliki tanggung jawab moral untuk mendukung setiap wanita dalam upaya mencegah kanker payudara. Kesehatan payudara adalah salah satu aset berharga dalam hidup setiap wanita, dan kami berkomitmen untuk memberikan dukungan yang diperlukan dalam upaya mengurangi risiko kanker payudara," kata Ketua Yayasan Daya Dara Indonesia, Barbara Samantha Islan dalam keterangannya.
Sementara itu, CEO RS Siloam TB Simatupang, dr. Dewi Anggraini, MARS, mengaku turut bangga dan berbahagia dapat menjadi bagian dari gerakan 10 ribu USG payudara gratis Love Pink x SHTB. Ini adalah langkah penting dalam upaya pencegahan kanker payudara di Indonesia.
"Melalui layanan USG Payudara Gratis kami, kami berharap dapat membantu masyarakat dalam mendeteksi masalah kesehatan ini lebih awal, meningkatkan peluang kesembuhan, dan mengurangi beban yang ditanggung oleh para wanita di Indonesia," ujar Dewi.
"Kami telah berkomitmen untuk memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas kepada masyarakat. Kehadiran Grup RS Siloam dalam gerakan 10.000 USG payudara gratis adalah bukti perwujudan komitmen kami untuk mendukung kesehatan masyarakat Indonesia," tambahnya.
Baca Juga: Lindungi Diri Dari Kanker Kulit, Begini Pilih Tabir Surya Sesuai Kebutuhan
Dalam "Gerakan 10.000 USG Payudara Gratis Love Pink x SHTB”, RS itu menyediakan fasilitas dan dokter spesialis untuk memberikan pelayanan USG payudara gratis kepada peserta. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal yang signifikan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemeriksaan payudara secara berkala.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?