Suara.com - Netflix menjadi salah satu sumber tontonan yang seru untuk banyak orang. Serial Money Heist tentu tak asing, karena populer dan banyak digemari. Di Indonesia ternyata terdapat cerita yang mirip dengan kisah serial tersebut. Kisah Tokyo dan Rio, Money Heist versi lokal bisa Anda lihat di sini.
Hal ini terjadi di Sidoarjo, dan pertama kali diangkat dalam sebuah akun X dengan nama pengguna @prabu_abimanyu. Sekilas mengenai kisah sejoli yang mirip Tokyo dan Rio ini kemudian disampaikan dalam utas yang menarik untuk dibaca.
Money Heist 'Kearifan Lokal' dari Sidoarjo
Kisah ini menceritakan DA, pria berusia 25 tahun yang memiliki ide untuk memperoleh uang dengan membobol mesin ATM. Ia mengajak sang kekasih, MR, perempuan berusia 22 tahun yang mendampinginya dalam pembobolan yang dilakukan.
Keduanya merencanakan tindakan ini dengan bermodalkan tontonan dari YouTube. Beberapa barang yang diperlukan kemudian di pesan, dan sampai di tangan mereka sebagai sebuah langkah persiapan yang dilakukan.
Aksi kemudian dilakukan pada tanggal 4 Oktober 2023 lalu. Mereka berboncengan dengan sepeda motor dan mencari ATM yang akan dijadikan sasaran. Setelah berpatroli hingga pukul 03.00 WIB, mereka menemukan sebuah sasaran di Kecamatan Krian.
MR berperan mengawasi daerah sekitar, dan menunggu DA masuk ke ruang ATM dengan membawa peralatan yang disiapkan. Sampai di dalam ATM, DA kemudian menutup pintu, menutup kamera CCTV, dan mencongkel penutup brankas yang ada.
DA melanjutkan aksinya dengan memotong besi brankas menggunakan alat las potong. Aksi di dalam ATM ini berlangsung sekitar 1 jam, dan membawa kecemasan pada MR. MR menyusul ke ATM, dan menemukan DA belum bisa membuka mesin ATM tersebut.
Sial bagi mereka, terdapat saksi yang melihat aksi ini. Saksi kemudian memanggil warga sekitar dan petugas patroli, dan pembobolan ATM yang dilakukan DA dan MR harus berakhir di bui.
Baca Juga: 5 Cara Mudah Menghentikan Kebiasaan Berutang agar Tidak Terjerat Pinjol
Diamankan oleh Polisi di Krian
Mengacu pada keterangan yang disampaikan Kombes Kusumo Wahyu Bintoro, keduanya benar diamankan saat melakukan tindakan tersebut pada hari Rabu, 4 Oktober 2023 lalu. Tersangka telah mengakui perbuatannya, dan hal ini merupakan kali kedua.
Menurut keterangan, keduanya nekat melakukan aksi tersebut karena terlilit hutang pinjaman online sebesar Rp20.000.000. Keduanya telah memiliki rencana menikah, namun DA ternyata tidak memiliki pekerjaan.
Pelaku kemudian dijerat dengan pasal 363 Ayat 1 ke 4, 5 KUHP Jo Pasal 53 KUHP (Percobaan Pencurian dengan Pemberatan) dengan ancaman hukuman hingga 7 tahun penjara.
Itu tadi sekilas tentang kisah Tokyo dan Rio Money Heist versi Lokal Sidoarjo yang bisa disampaikan. Semoga menjadi artikel yang berguna untuk Anda.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
-
Tak Punya Uang, Kakek Asal Bantul Nekat Curi Rp100 Ribu di Kotak Infak Masjid Srandakan
-
Mobil Milik Wanita Asal Ngawi Dibawa Kabur Teman Kencannya, Pelaku Ditangkap di Bogor
-
Biodata dan Profil Adnan Fahmi: Ayah Lala Cerita Nyaris Bunuh Diri, Batal Karena Suara Ini
-
Pria Asal Bangkalan Tertangkap Basah Mencuri Motor, Ternyata Hasilnya untuk Nafkahi 6 Istri
-
Kawanan Pencuri Bikin Resah Warga Jalan Menteng II, Gudang Barang Bekas Dibobol
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi