Suara.com - Konflik antara Israel dengan Hamas di jalur Gaza memicu adanya boikot terhadap sejumlah brand, terutama yang berasal dari Amerika Serikat. Pemicunya lantaran Amerika sendiri memang terang-terangan membela Israel.
Di sisi lain maraknya aksi boikot itu, ada pula sejumlah brand fashion yang pro Palestina. Bahkan merupakan produk lokal yang dibuat oleh keturunan Palestina. Beberapa brand tersebut ada pula yang sengaja berjualan sebagai cara mencari donasi untuk membantu masyarakat Palestina di jalur Gaza.
Sayangnya, kebanyakan brand fashion itu tidak ada toko offline di Indonesia dan hanya bisa dibeli secara online. Dikutip American Muslim Womem Magazine, berikut 10 brand fashion buatan Palestina.
1. Paliroots
PaliRoots bukan hanya sekadar brand, tapi juga sebuah gerakan. Mereka menjual mulai dari kufiya dan pakaian dengan motif dan simbol Palestina, ada pula sabun tradisional Nablus, stiker, perhiasan, dan lainnya. PaliRoots membuat produk yang terinspirasi oleh budaya, identitas, dan masyarakat Palestina. Mereka juga memiliki dua program amal, yaitu Program Makanan PaliRoots dan Proyek Pendanaan PaliRoots. Setelah pesanan pertama, makanan akan disumbangkan untuk setiap 25 dolar yang dibelanjakan.
2. KUVRD
KUVRD merupakan merek jalanan Arab milik Palestina. Produk mereka berupa pakaian luaran yang dibuat dengan potongan modis. Mereka juga memiliki program distribusi makanan yang disebut Karam oleh KUVRD yang bekerja sama dengan Human Concern International. Mereka mendonasikan makanan untuk setiap 10 dolar yang dibelanjakan pada setiap pembelian kepada keluarga yang membutuhkan. Untuk inisiatif mereka saat ini, mereka mendistribusikan makanan ke kamp-kamp pengungsi di Gaza.
3. PurePali
PurePali termasuk merek streetwear yang berbasis di Brooklyn, New York, Amerika Serikat. Produknya menampilkan identitas dan solidaritas Palestina melalui desain modern. Sebagian keuntungan PurePali disumbangkan ke PCRF untuk bantu memberikan perawatan medis kepada anak-anak di Palestina dan Timur Tengah.
4. PaliDrip
PaliDrip sebenarnya brand pakaian yang dibuat oleh keluarga Palestina sebagai cara untuk membawa keindahan wastra Palestina ke negara-negara lain. Koleksi mereka berupa kaos, topi, vase HP, juga aksesoris lainnya dengan desain trendi. Setiap pembelian produknya akan dijadikan sumbangn makanan kepada masyarakat Palestina.
5. Deerah
Brand ini menjual baju dengan potongan kimono warna-warni yang cocok dipadukan dengan celana denim. Juga ada jaket jubah atau thobe tradisional untuk dikenakan pada acara spesial. Deerah menawarkan berbagai macam tatreez buatan tangan yang tak lekang oleh waktu serta produk bordir.
6. Nol Collective
Nol Collective merupakan merek fesyen politik feminis yang mencakup dan mencerminkan budaya, praktik etika, serta keadilan sosial Palestina. Produk mereka diproduksi oleh koperasi perempuan dan usaha kecil yang dikelola keluarga di Gaza dan Tepi Barat. Mereka menyediakan pakaian sehari-hari dengan warna-warma soft.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga