Situs Kementerian Pertahanan diketahui baru saja diretas. Menteri Kominfo Budi Arie Setiadi tidak mau berkomentar terkait dengan kabar kebocoran tersebut.
Budi menyebut kabar tersebut hanya sebatas isu. Bahkan, sembari bercanda ia menambahkan lebih mengerikan perselingkuhan yang bocor.
“Engga, itu isu-isu saja. Kebocoran apa, apa yang mau dibocorin sih. Yang ngeri kan kebocoran selingkuhan,” ujar Budi Arie.
Kabar kebocoran tersebut diungkapkan oleh akun X bernama @stealthmode_int. Akun tersebut menyebut muncul hacker yang menjual data di dalam situs kementerian pada darkweb atau pasar gelap.
Adapun data yang dibocorkan diperkirakan sebesar 1,64 TB. Akun tersebut mengonfirmasi 1.484 kredensial terbuka di dark web.
Menurut akun tersebut diperkirakan kebocoran data terjadi disebabkan malware Stealer. Namun perlu penyelidikan di masa depan untuk penanganan masalah tersebut.
Lantas, seperti apakah profil Menkominfo Budi Arie yang lebih takut selingkuhan bocor daripada website kementerian bocor? Simak informasi lengkapnya berikut ini.
Profil Budi Arie
Budi lahir di Jakarta pada 20 April 1969. Ia merupakan lulusan S1 jurusan Ilmu Komunikasi di Universitas Indonesia. Setelah itu ia melanjutkan pendidikan S2 jurusan Manajemen Pembangunan Sosial.
Baca Juga: Biodata dan Agama Laura Moane, Kekasih Al Ghazali yang Gaya Pacarannya Dinilai Berani
Pada saat menjadi mahasiswa, Budi aktif dalam organisasi. Ia pernah menjabat sebagai Presidium Senat Mahasiswa UI pada 1994 - 1995 dan menjabat sebagai Ketua Badan Perwakilan Mahasiswa FISIP UI pada 1993 - 1994.
Setelah lulus, Budi sempat menjadi ketua Ikatan Alumni (ILUNI) UI periode 1998 - 2000. Tak hanya itu, ia juga pernah menjabat sebagai Dewan Penasihat ILUNI UI pada 2016 - 2019.
Lalu, Budi masuk ke dunia politik dan memilih menjadi kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P). Ia pernah menjabat sebagai Ketua DPD PDI-P DKI Jakarta periode 1998-2001.
Karirnya di dunia politik bersama PDIP terus menanjak setelah ia didapuk menjadi Ketua Badan Penelitian dan Pengembangan DPD PDIP DKI Jakarta periode 2005 sampai 2010.
Menjelang Pilpres 2014, Budi didapuk menjadi Ketua Umum Projo pada 2013 - 2014. Ia juga pernah berkecimpung di dalam dunia jurnalistik sebagai pendiri Harian Bergerak pada 1998.
Kemampuan jurnalistik Budi sudah diasah sejak ia masih duduk di bangku kuliah. Dimana pada saat itu ia bertugas sebagai redaktur pelaksana Suara Mahasiswa UI pada 1992 - 1993.
Budi juga pernah menjadi jurnalis surat kabar Kontan dan Media Indonesia Minggu. Lalu ia diangkat menjadi Direktur Utama PT Mandiri Telekomunikasi Utama periode 1996 - 2001.
Setelah itu, Budi diangkat sebagai pemimpin umum Tabloid bangsa pada 2001 - 2009.
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Tag
Berita Terkait
-
Ulasan Manhwa Don't Pick Up What You've Thrown Away: Tunangan Tak Tahu Diri
-
Profil Weda Bay Nickel: Penambang yang Diduga Bikin Suku Hongana Manyawa Ngamuk
-
Profil Gus Mus dan Fakta Unik Puisi 'Republik Rasa Kerajaan', Pernah Dibaca Buat Sindir Orde Baru
-
Lihat Pengalaman Ibunya, Amanda Gonzales Sempat Berpikir Ogah Menikah dengan Pemain Bola
-
Profil Muhammad Husein, Relawan Gaza asal Indonesia yang Diisukan Meninggal
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
5 Filter Air untuk Sumur Berkapur dan Berpasir, Solusi Air Rumahan yang Keruh
-
Finukhu: Tradisi Pangan, Alam, dan Pengetahuan yang Terbungkus Daun Fotefea dari Sentani
-
Nonton Piala Dunia 2026 Gratis di Mana? Pemilik TV Lama Tak Perlu Khawatir
-
6 Sepeda Roadbike Termurah untuk Pemula 2026 dan Tips Memilihnya dari Cyclist
-
5 Sepatu Lari Nike Termurah di Sports Station, Harga Mulai Rp400 Ribuan
-
Bukan Soal Jumlah, Frekuensi Pakaian Dapat Tentukan Dampak Lingkungan
-
Tak Perlu Hapus Makeup! Ini Cara Praktis Reapply Sunscreen Tanpa Merusak Riasan
-
Apakah Viva Covering Cream Oksidasi? Simak Manfaat, Harga, dan Review Pengguna
-
5 Rekomendasi Setrika Anti Lengket dan Hemat Listrik, Cocok untuk Rumah Daya 450 VA
-
Perbedaan Body Mist dan Body Cologne Sariayu Tanjung, Begini Karakter dan Review Penggunanya