Suara.com - Viral di media sosial netizen keluhkan etika nonton di bioskop kepada masyarakat Sukabumi menggunakan bahasa sunda yang membuat banyak orang tergelak.
Keluhan ini disampaikan dalam bentuk surat terbuka yang diunggah akun TikTok @marfudarojat_ dan diunggah ulang akun Twitter @txtdarisukabumi, dilihat suaara.com, Sabtu (4/11/2023). Secara langsung lelaki ini menargetkan kepada penonton yang terlambat masuk dalam bioskop.
"Surat terbuka untuk para penonton bioskop Sukabumi. Kalau datang telat ke bioskop hafalin tempat duduknya teh di mana. Karena datangnya terlambat, harus bikin nyaman orang-orang atuh, jangan sampai ngeganggu," ujar @murfudarojat.
Berikut ini etika nonton di bioskop yang diutarakan lelaki tersebut yang berhasil dirangkum:
1. Hafalkan Tempat Duduk di Bioskop
Menurut lelaki tersebut, sebelum membeli tiket bioskop umumnya seseorang sudah bisa melihat posisi tempat duduk miliknya. Menghafal tempat ini lebih memudahkan, sehingga tidak perlu berkeliling mencari posisi saat terlambat masuk bioskop.
"Berikut kan pas beli tiket juga milik kursi di mana. Mau online mau langsung juga kan milih di mana. Tempat duduknya pak lebah (di sebelah) mananya. Naha atuh sia teh meuni belet-belet teuing (Kenapa kamu tuh, telat mikir banget)," ujar netizen tersebut.
2. Hati-hati Gunakan Flash Handphone
Lantaran saat film sudah dimulai kondisi bioskop cenderung gelap, saat terlambat masuk kerap mengandalkan flash handphone untuk mencari posisi. Tapi fitur ini bisa mengganggu penonton. Apalagi jika flash diarahkan sembarangan hingga mengenai penonton lain akan sangat mengganggu.
Baca Juga: Jabar Darurat Bullying: Di Bekasi Korban Sampai Diamputasi, Di Sukabumi Patah Tulang
"Lihat ke bawah, ada lampu kecil ya. Walaupun nggak terlalu terang benderang edan, kalian teh bisa lihat atuh di situ teh ada tangga. Itu kelihatan hurufnya teh A, B atau C. Jadi nggak usah nyalain HP flash kayak gitu lampu senter kena bararenget arurang (muka-muka kita) teh," jelasnya.
3. Jangan Berisik dan Mengganggu
Saat terlambat, lelaki tersebut juga menyarankan untuk tidak banyak berbicara karena film sudah dimulai dan bisa mengganggu penonton. Inilah sebabnya ia menyarankan untuk fokus menggunakan penglihatan, dan tidak perlu berbicara.
"Ini mah riweuh (ribut). Ini di mana ya ini ABC nya di mana ya. Ceuk aing teh goblok (kata aku teh bodoh). Jadi ngeganggu, jadi aing ker fokus teh jadi teu fokus (aku lagi fokus jadi tidak fokus)," bebernya lagi.
4. Minta Antar Petugas
Jika tidak tahu dan lupa di mana posisi tempat duduk, daripada menganggu orang lain yang sedang menonton disarankan meminta bantuan petugas untuk mengantarkan ke kursi penonton miliknya sesuai yang tertera di tiket.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga