Suara.com - Konser Coldplay Indonesia sukses digelar di Stadion Gelora Bung Karno pada Rabu malam, (15/11/2023). Meskipun berhasil menghibur puluhan ribu penggemarnya, konser itu dilaporkan memiliki sejumlah kendala. Berikut deretan kacaunya konsel Coldplay di Jakarta.
Sejumlah netizen ramai-ramai melaporkan berbagai masalah yang mereka alami menjelang pelaksanaan konser Coldplay di Jakarta malam tadi. Sepanjang Rabu (15/11/2023) malam sampai Kamis (16/11/2023), beberapa video, foto, cerita, dan unggahan dari netizen ramai berseliweran di media sosial yang mengungkap tentan kekecewaan mereka terhadap jalannya konser Coldplay di Jakarta.
Deretan Kacaunya Konser Coldplay di Jakarta
Dirangkum dari berbagai sumber, berikut beberapa kekacauan yang dirasakan penggemar menjelang penampilan Coldplay di GBK:
1. Pemegang tiket asli tidak bisa scan
Masalah tiket asli tidak bisa discan atau dipindai oleh sistem terjadi pada konser Coldplay. Dari sejumlah video yang beredar di media sosial beberapa penggemar pemegang asli tiket konser Coldplay di Jakarta, mengaku kecewa tidak bisa masuk karena kode di dalam tiket mereka sudah tidak bisa digunakan.
Tiket dengan harga jutaan rupiah itu saat dipindai menunjukkan bahwa sudah digunakan oleh orang lain, beberapa jam sebelum konser dimulai. Alhasil mereka pun tidak bisa masuk ke dalam venue. Padahal kode tiket yang mereka tunjukkan merupakan tiket asli.
Ditambah lagi nama si pemilik juga terpampang jelas di tiket itu, selain itu mereka juga hadir ketika penukaran tiket. Pihak panitia diklaim juga tidak memberikan solusi apapun terkait permasalahan itu.
2. Alur ticketing berantakan dan kurangnya stall makanan
Baca Juga: Menyusuri Jejak Nyeker Chris Martin Coldplay yang Viral di Stasiun LRT Dukuh Atas
Jauh-jauh hari sebelum Coldplay konser di Indonesia, pihak promotor mengklaim bahwa persiapan konser band asal Inggris ini sudah cukup matang. Akan tetapi, di hari H penyelenggaraan konsernya masih banyak kekurangan. Salah satunya yaitu alur penukaran tiket yang berantakan dan minimnya stall untuk menjual makanan, hal ini pun membuat para penonton kecewa.
Bahkan menurut pengakuan netizen, tak sedikit penggemar yang pingsan sebelum konser dimulai lantaran kelelahan dan lapar sebab tidak adanya stall makanan yang memadai. Situasi semakin buruk karena antrian penukaran tiket yang sangat panjang, sehingga membuat penonton kelelahan.
3. Penipuan Calo
Bukan hanya tentang koordinasi promotor dan kekacauan sistem pada ticketing saja, banyaknya kasus penipuan terhadap tiket konser Coldplay juga ramai diperbincangkan. Tak tanggung-tanggunh, kasus penipuan tiket konser Coldplay di Jakarta menjadi yang terbesar hingga mencapai Rp 15 miliar.
Penipuan mencapai milirian rupiah ini diduga dilakukan oleh seorang wanita yang bernama Ghisca Debora Aritonang. Dia diduga telah melakukan penipuan terhadap para calon pembelinya dengan iming-ijihh menjual tiket bayangan, dan merotasi sebanyak 100 tiket yang disebut miliknya hingga menjadi 8000 tiket.
Saat ini, Ghisca dikabarkan kabur dan sebelumnya ia telah menyetorkan uang hasil penipuannya ke salah satu bank di Belanda. Saat ini, para korbannya pun telah melaporkan kasus penipuan ini ke kantor polisi. Banyak dari mereka mengaku sangat sedih dan murka karena gagal menonton band kesayangan.
Berita Terkait
-
Behind the Scene Film 13 Bom di Jakarta, Usung Aksi Mencekam hingga Tembak-tembakan
-
Buruh Minta UMP Jakarta 2024 Naik Jadi Rp 5,6 Juta, Pemprov DKI: Akan Kami Sidangkan Besok
-
Tak Bisa Nonton Konser Coldplay, Hoki Seumur Hidup Perempuan Ini Terpakai: Bisa Foto Bareng Chris Martin di Stasiun LRT
-
Kena Tipu Calo, Susan Sameh Bisa Nonton Coldplay di GBK Pakai Cara Ini
-
Menyusuri Jejak Nyeker Chris Martin Coldplay yang Viral di Stasiun LRT Dukuh Atas
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
5 Foundation Stick 'Dupe' Dior yang Bikin Wajah Auto Mulus, Harga Mulai Rp40 Ribuan
-
5 Weton Paling Ditakuti Makhluk Halus Menurut Primbon Jawa
-
8 Hal yang Harus Dipersiapkan saat Pemadaman Listrik Bergilir
-
Hari Susu Sedunia 2026: Kebiasaan Kecil Minum Susu yang Bisa Berdampak Besar bagi Kesehatan
-
Keliling Jakarta Tanpa Takut Sinar UV, Menemukan Cerita di Setiap Sudut Kota
-
Silsilah Keluarga Roy Suryo, Keturunan Keraton Mana?
-
Bukan Sekadar Game, eSports Jadi Pintu Masuk Literasi Finansial dan Transformasi Digital
-
5 Moisturizer Anak untuk Mencerahkan Kulit Wajah yang Kusam dan Sensitif
-
5 Rekomendasi Sabun Cuci Muka untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat
-
3 Shio yang Beruntung Selama 22-28 Juni 2026, Rezeki Datang Bertubi-tubi