Suara.com - Kepolisian Israel merilis kesaksian warga sipil yang menegaskan bahwa pelaku penembakan warga sipil Israel dalam konser musik Supernova pada 7 Oktober 2023 lalu bukanlah Hamas melainkan Tentara Pertahanan Israel (IDF). Insiden itu menewaskan 364 orang.
Penembakan ini terjadi saat sayap militer Hamas, Brigade Al-Qassam disaat yang bersamaan menyerang militer Israel.
Meskipun awalnya pejuang Hamas dituduh sebagai pelaku pembunuhan terhadap ratusan penonton konser Supernova, kesaksian penonton menunjukkan bahwa militer Israel yang menyerang warga sipil sesama mereka.
Dikutip dari Al Jazeera, media lokal, Haaretz sebelumnya menyebutkan, investigasi polisi menemukan bahwa Hamas tidak pernah mengincar konser Supernova karena tidak mengetahui informasi tersebut.
Selain itu, sasaran utama Hamas adalah kawasan pendudukan ilegal Kibbutz Reim dan pemukiman lainnya yang berjarak cukup jauh dari lokasi konser.
Meski akhirnya konser tersebut diketahui oleh Hamas ketika mereka memasuki kawasan Israel. Namun, kecil kemungkinan mereka menyerang menggunakan helikopter.
Terlebih, pasukan Hamas datang dari arah Jalan 232 atau dari dalam kawasan yang dikuasai Israel secara ilegal alias bukan tidak menembus perbatasan Gaza. Hal ini memperkuat dugaan bahwa Hamas tidak mengetahui informasi konser itu.
Kepolisian Israel juga menyebut, konser Supernova awalnya akan digelar pada dua hari sebelumnya yakni 4-5 Oktober 2023. Namun, militer Israel menyetujui konser Supernova untuk digelar pada Sabtu (7/10/2023) usai permintaan dari polisi.
Perubahan jadwal secara mendadak ini memperkuat dugaan bahwa Hamas tidak mengetahui adanya konser tersebut.
Baca Juga: Setelah Diserang, Rumah Sakit Indonesia Juga Dikepung Tank Israel
Helikopter IDF Menyerang Secara Acak
Helikopter yang dilaporkan milik IDF berjenis Apache itu terbang dari arah Israel dan sempat menembaki pasukan Hamas. Namun, entah karena kendali yang sembarangan atau tentara yang tidak terlatih, helikopter tersebut justru menembaki warga yang tengah menonton konser musik Supernova.
Sedangkan media Israel lainnya, Ynet pada pertengahan Oktober lalu memperkuat pernyataan ini. Dalam laporan itu, helikopter berjenis Apache milik Israel menembaki mobil dan kendaraan milik penonton yang berlarian menyelamatkan diri.
Pilot yang panik dan kebingungan secara brutal menembaki warga sipil. Ia kebingungan antara Hamas atau penonton.
Akibatnya, banyak mobil terbakar, dengan penumpang sipil di dalamnya menjadi korban terpanggang. Proses pengumpulan bangkai mobil yang hangus dan rusak akibat serangan tersebut memerlukan waktu berminggu-minggu.
Diperkirakan, 4,000 orang selamat dalam peristiwa itu. Hasil investigasi juga menegaskan bahwa tidak ada bukti yang menunjukkan peserta konser menjadi korban pemerkosaan, mengenai tuduhan yang sebelumnya dilontarkan oleh pihak pro-Israel kepada pejuang Hamas.
Berita Terkait
-
Momen Dramatis Pemindahan 28 Bayi Prematur Gaza ke Mesir, WHO Bangga ke Relawan Palestina
-
Liburan ke Jepang, Zaskia Adya Mecca Menangis Ikut Demo Bela Palestina
-
Ironi Hari Anak Sedunia 2023, Israel Renggut Nyawa 5.500 Anak Gaza, Sekolah Dibombardir
-
Belasan Mayat Tergeletak di Emperan RS Indonesia Gaza, Kemenkes: Mereka yang Keluar Ditembaki
-
Setelah Diserang, Rumah Sakit Indonesia Juga Dikepung Tank Israel
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Ketika Olahraga Jadi Cara untuk Mengenalkan Sustainability
-
Cara Mengatasi Pompa Air Bunyi Cetak-Cetek agar Tak Boros Listrik
-
5 Tips Menata Dompet Menurut Feng Shui agar Rezeki Mengalir Lancar
-
Lipstik Pink yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Pilihan Cocok untuk Kulit Sawo Matang
-
4 Contoh Sepatu Skechers Berbahan Kulit Babi, Konsumen Muslim Wajib Cek Deskripsi Produk
-
Krim Kelly untuk Usia Berapa Sebenarnya? Intip Kandungan Skincare Legendaris Ini
-
4 Basic Skincare Wardah untuk Meredakan Kemerahan dan Jerawat, Lengkap dengan Review Pembeli
-
4 Pompa Air Tidak Berisik dan Hemat Listrik, Cocok untuk Penghuni Perumahan
-
3 Sampo Penghitam Rambut yang Dipuji Pengguna karena Ampuh Menutupi Uban
-
5 Bedak Tabur yang Memberikan Efek Glowing di Wajah, Hasil Makeup Halus dan Natural