Novita mengaku mendapat perlakuan tidak etis dari dinas terkait yang ternyata mendapat tekanan serius dari salah satu anggota DPRD Komisi E Provinsi Jawa Timur.
Novita menceritakan bagaimana dia yang diundang justru dipaksa harus cepat-cepat meninggalkan lokasi acara. Karena melihat ada yang tidak beres, Novita hanya bisa memberikan materi selama 5 menit.
"Saya datang sebagai Ketua Garda Transfumi Jawa Timur untuk memberi semangat pada rekan-rekan Garda Tranfumi di Magetan. Kebetulan juga saya diundang, resmi sebagai Movement Manajer Jawa Timur. Saya memakai atribut Garda Transfumi dan materi yang saya sampaikan seputar pendampingan UMKM," kata istri Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin itu.
"Saat saya menyampaikan materi, saya melihat rekan-rekan tim wira-wiri seperti ada masalah. Sampai saya menyampaikan materi sekitar 5 menit. Saya tanggap dan langsung mengakhiri, di situ saya menilai ada sesuatu yang tidak biasa," lanjut Novita.
Ketika acara selesai, Novita biasa meladeni sejumlah peserta yang meminta swafoto dan berjabat tangan. Namun ketika itu dia mendapat warning (peringatan) keras untuk segera pergi meninggalkan tempat.
"Saya tidak apa-apa diusir, tapi jangan keluarga saya Garda yang bertugas diancam tidak akan diberikan ruang untuk berkarya," ucap Novita.
Padahal menurut Novita, masyarakat begitu antusias mengikuti acara pembagian 1.000 NIB (Nomor Induk Berusaha) di Kabupaten Magetan yang diinisiasi oleh Garda Transfumi Jatim.
Dia pun menilai ada pihak yang memberi tekanan pada timnya bahkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat yang mengisyaratkan tidak menginginkan kedatangannya.
Novita bercerita bahwa dia sudah berkecimpung dengan Garda Transfumi sejak tahun 2018, jauh sebelum berniat mencalonkan diri sebagai Calon Anggota Legislatif DPR RI.
Baca Juga: Profil dan Kekayaan Bupati Trenggalek, Sang Ayah Ternyata Pernah Jadi Tukang Becak
Sebagai informasi, Novita memang tercacat sebagai caleg PDIP dapil Trenggalek, Ponorogo, Pacitan, Magetan dan Ngawi.
Selain itu, Novita mengingatkan bahwa Garda Transfumi adalah komunitas relawan yang dibentuk oleh Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia menggunakan uang negara. Dia juga menegaskan tidak pernah melihat kader Garda Transfumi yang dimanfaatkan untuk menyukseskan kepentingan pribadi.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Berita Terkait
-
Profil dan Kekayaan Bupati Trenggalek, Sang Ayah Ternyata Pernah Jadi Tukang Becak
-
10 Potret Novita Hardini, Istri Bupati Trenggalek yang Cantiknya Gak Kalah dari Artis
-
3 Makanan Khas Magetan yang Lezat dan Unik Ini Wajib Kamu Coba
-
Menikmati Indahnya Destinasi Taman Wisata Genilangit Magetan
-
Anggota TNI Ngamuk Gegara Diduga Istri Selingkuh dengan Kepala Dinas di Magetan: Harga Diri sebagai Suami
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Apa Merk Cushion yang Bagus? Ini 8 Rekomendasi yang Sudah BPOM
-
Lipstik Merek Apa yang Dijual di Alfamart? Ini 4 Pilihan Awet Tahan hingga 16 Jam
-
Pompa Air yang Murah Merk Apa? Ini 4 Rekomendasi Terbaik Versi Review
-
3 Produk Eksfoliator untuk Kulit Berjerawat Rekomendasi Dokter Estetika
-
Review Luxcrime Foundation Stick: Coverage Tinggi, Ringan, dan Sawo Matang Approved
-
Cara Melacak HP Hilang dengan Email atau Gmail
-
Cara Melacak HP Hilang dengan Email atau Gmail
-
3 Sepatu Diadora Tanpa Tali, Desain Stylish dan Nyaman untuk Aktivitas Sehari-hari
-
5 Sepatu Jalan Lokal Paling Empuk Harga Rp200 Ribuan, Ada yang Mirip Skechers
-
3 Kipas Angin Tidak Berisik Mulai Rp100 Ribuan, Tidur Nyenyak Tanpa Bising