Suara.com - Seorang pria bernama Lukman Dolok Saribu tengah menjadi bulan-bulanan publik. Sebab, ia mengunggah video berisi ujaran kebencian terhadap Nabi Muhammad. Ia juga meminta WNI yang berada di Palestina untuk dibunuh.
Lukman sendiri merekam video tersebut di sebuah kedai di Desa Dolok Saribu, Kabupaten Toba, Sumatera Utara pada Sabtu (25/11/2023) sekitar pukul 17.00 WIB. Kemudian, ia mengunggahnya melalui media sosial hingga viral.
Dalam video itu, ia turut meminta Rumah Sakit Indonesia di Gaza dan Jakarta dibombardir. Namun, hal tersebut berujung membuatnya ditangkap polisi. Berikut kontroversi lengkap Lukman yang terrangkum.
Hina Nabi Muhammad
Lukman mengunggah ujaran kebencian itu di media sosial Snack Video. Dengan durasi 1 menit 43 detik, ia menyebut bahwa orang Muslim di Indonesia selaku pengikut Nabi Muhammad sama dengan mengikuti iblis atau setan.
"Orang orang Muslim ini tau diri. Sedikit sedikit di sini demo masalah Israel. Karena mereka itu adalah pengikut iblis, pengikut setan termasuk pengikut Nabi Muhammad yang mendapatkan Wahyu dari Goa Hira," kata Lukman.
Minta Israel Bunuh WNI di Palestina
Dalam unggahan itu, Lukman juga meminta tentara Israel untuk membombardir Rumah Sakit (RS) Indonesia di Gaza. Ia bahkan menyuruh agar seluruh warga Palestina dan WNI yang ada di sana untuk dibunuh saja.
"Selamat sore, habisi saja itu rumah sakit Indonesia itu. Hai kaum Palestina, lebih baik kau mati bunuh diri daripada Israel bunuh kamu, ya, sedikit-sedikit kamu apakan ke agama. Habisi itu muslim semua itu," ujar Lukman.
Baca Juga: Pria Kudus Ngaku Imam Mahdi, Bersumpah di Bawah Al-Quran: Kalau Bohong Saya Akan..
"Kamu bikin rumah sakit di sana, di sini aja banyak orang miskin yang tidak mampu berobat. Bunuh saja semua itu. Bantai semua orang Indonesia di Palestina sana termasuk yang di rumah sakit itu. Biar orang Indonesia ini tau diri," tambahnya.
Sebut Jakarta Perlu Dibom
Dalam video tersebut, Lukman Dolok Saribu juga mengatakan bahwa Jakarta perlu diberi bom. Sebab, menurutnya, Indonesia terlalu banyak berbicara soal konflik antara Israel dan Palestina yang hingga kini masih menjadi sorotan.
"Indonesia ini terlalu banyak komentar (soal Israel dan Palestina) bila perlu kasih bom di Jakarta," ucap Lukman.
Ditangkap Polisi
Usai video tersebut viral, keluarga Lukman menyerahkannya ke Polres Toba. Kemudian, oleh pihak sana, ia dibawa ke Polda Sumut pada Minggu (26/11/2023). Pria itu pun kini telah ditetapkan sebagai tersangka.
Berita Terkait
-
Pria Kudus Ngaku Imam Mahdi, Bersumpah di Bawah Al-Quran: Kalau Bohong Saya Akan..
-
Survei: 87 Persen Penduduk Dunia Yakin Hoaks di Internet Sudah Merusak Politik
-
Ajak Warganet Hentikan Hate Speech, Indosat Ooredoo Hutchison Gelar Kompetisi dan Festival Film Pendek
-
Buku 'Siapa Tak Sayang, Takkan Disayang': Pentingnya Menjaga Hubungan Baik
-
Ditanya Soal Mahkamah Keluarga, Anwar Usman Malah Ceritakan Kisah Nabi Muhammad SAW
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian