Suara.com - Setelah viral cuitan karyawan diduga diberhentikan karena menuntut hak cuti melahirkan, kini CEO PT Wanita Rejuvenasi Perempuan Indonesia (WRP) Kwik Wan Tien menyampaikan permohonan maaf di media sosial.
Secara langsung Kwik Wan Tien merekam dirinya melalui video media sosial Instagram resmi WRP, dilihat suara.com, Selasa (28/11/2023). Ia meminta maaf kepada karyawan, kebijakan yang diambilnya sudah memicu kegelisahan dan kesalahpahaman.
"Halo saya Kwik Wan Tien CEO WRP, sehubungan dengan adanya perbincangan yang cukup ramai di media sosial, pada kesempatan iniz, pertama-tama saya ingin menyampaikan permintaan maaf yang setulus tulusnya kepada karyawan kami, kepada seluruh stakeholder, dan serta masyarakat yang telah setia mendukung WRP Indonesia. Kami menyadari adanya beberapa langkah kami yang menimbulkan kesalahpahaman dan kegelisahan," ujar Kwik Wan Tien dalam video tersebut.
Perempuan yang pernah berkarir di perusahaan global seperti Loreal dan Nutrifood itu menyadari kebijakan yang diambilnya memicu ketidaknyamanan dan mengaku menyesal. Bahkan dirinya memastikan kegaduhan, termasuk dugaan karyawan hamil tidak dapat cuti melahirkan bakal jadi proses belajar dan perbaikan di kemudian hari.
"Saya dan WRP Indonesia, berkomitmen akan bertanggung jawab penuh atas situasi saat ini dan kami juga berjanji akan melakukan perbaikan-perbaikan-perbaikan yang menyeluruh guna memastikan kesejahteraan yang terbaik, bagi semua karyawan dan stakeholder kami kedepannya," paparnya.
Terakhir, tidak lupa Kwik Wan Tien berterimakasih kepada seluruh pelanggan WRP yang sudah tetap percaya dan mengonsumsi produk buatan perusahaan tempatnya bekerja.
"Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan yang telah diberikan kepada kami dalam menjalani proses ini, semoga hari ini menjadi langkah awal dalam berkembang menjadi lebih baik," pungkasnya.
Kronologi CEO WRP Viral
Sementara itu sebelumnya, viral cuitan karyawan hamil WRP di Twitter dengan nama akun @xyliaxylio mengaku dapat perilaku tidak menyenangkan karena dipersulit saat mengajukan cuti melahirkan. Alih-alih memberikan keleluasaan, karyawan yang sudah berstatus tetap itu malah diturunkan menjadi karyawan lepas alias freelance.
Baca Juga: Profil CEO WRP Kwik Wan Tien: Jadi Sorotan Karena Diduga PHK Karyawan yang Minta Cuti Melahirkan
Akun @xyliaxylio juga menyebutkan selain dirinya ada 8 karyawan yang dipaksa keluar alias resign. Dikatakannya juga kehebohan dimulai dengan kesalahpahaman pemilik perusahaan terkait urusan desain grafis, bahkan setelah revisi juga tidak berhasil meredakan amarahnya.
"Pada bulan ini sudah ada 8 orang yang dipaksa resign karena ego si pemilik brand ini. Bahkan ada yang ter-PHK tanpa kejelasan mengenai pesangon," papar @xyliaxylio.
"Revisi pun saya lakukan dihari yg sama karena pada sore hari kita sibuk membahas UTJ yang dia minta. Info revisi saya dptkan saat dia telepon dengan staff lain kalau dia ingin revisi, Ketika mendapat informasi tersebut saya mencoba tetap mengerjakan revisi, berharap kemarahannya mereda," lanjut @xyliaxylio.
Namun alih-alih amarahnya mereka, karyawan tersebut tiba-tiba mengalami perubahan jobdesk menjadi conten creator untuk mengurus semua pekerjaan media sosial, live dan sebagainya.
Setelah menanyakan perihal perubahan itu, karyawan tersebut malah dituduh bermain politik untuk dapat pembelaan.
"Saya sudah berusaha mengalah, sampai meminta maaf dan menerima semua keputusan perpindahan jobdesk itu tpi beliau tetap merasa saya harus salah dan kalah agar lebih tau posisi kalau dia yang paling tinggi dari semuanya," pungkas karyawan tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Apa Itu Merkuri, Hidrokinon, Asam Retinoat, dan Deksametason? Ini Bahayanya untuk Kulit
-
6 Lipstik Murah yang Cocok untuk Bibir Kering, Harga Mulai Rp17 Ribuan
-
Bagaimana Cara Cek Skincare BPOM? Ini Langkah Mudah dan Daftar 11 Produk yang Ditarik
-
6 Rekomendasi BB Cream untuk Usia 40 Tahun ke Atas dari Brand Lokal
-
4 Rekomendasi Cushion untuk Menutup Tanda Lahir, Full Coverage Tahan Seharian
-
7 Night Cream yang Aman Dipakai Setiap Hari, Bantu Kulit Lebih Glowing
-
Kuliner Bintang 5 Kini Jadi Acuan Baru Buat Cari Tempat Makan Enak
-
Cara Mudah Cek BPOM Kosmetik Pakai HP, Sat Set Gak Perlu Ribet!
-
3 Pilihan Maskara Viva Cosmetics Mulai Rp43 Ribu, Bikin Bulu Mata Lentik dan Tahan Lama
-
Apakah Hewan Kurban Boleh Betina? Ini Ketentuannya dalam Islam