Suara.com - Akhir tahun identik dengan musim liburan. Saatnya mengemas koper dan menyiapkan itinerary untuk perjalanan menyenangkan bersama orang-orang terdekat.
Agar liburan kali ini berbeda dari sebelumnya dan jadi pengalaman yang tak terlupakan, yuk pertimbangkan untuk menjadi wisatawan yang sadar lingkungan. Karena faktanya, setiap tindakan kita di destinasi wisata memiliki dampak pada lingkungan sekitar.
Lalu, bagaimana cara menjadi wisatawan yang sadar lingkungan?
Hal ini bisa dimulai dengan memaknai bahwa traveling tidak hanya sekedar berpindah tempat atau menuju kota-kota yang cantik, tetapi juga harus memberikan dampak baik pada diri sendiri, lingkungan sekitar, dan penduduk lokal.
Menjadi wisatawan yang sadar lingkungan juga bisa tercermin salah satunya dari cara pengemasan barang bawaan yang lebih bijak, misalnya dengan membawa perlengkapan yang benar-benar diperlukan dan mengurangi penggunaan barang sekali pakai.
Selain itu, kamu juga bisa melakukan upaya meminimalkan jejak karbon, dengan cara memilih moda transportasi yang lebih ramah lingkungan.
Ingatlah juga bahwa tujuan kita berwisata bukan sekadar mencari tempat indah, namun juga menikmati budaya lokal setempat yang berbeda dengan keseharian kita. Jadi, jangan lupa untuk menunjukkan rasa hormat terhadap budaya lokal, serta menikmati makanan produk lokal di lokasi wisata.
Untuk meningkatkan kesadaran para travelers saat menjelajahi destinasi baru, Bags City melalui BC Travelers Going Places and Beyond mengajak kita semua berlibur dalam perjalanan penuh kesadaran.
Karena untuk menikmati setiap destinasi tujuan dengan aman dan nyaman diperlukan teman perjalanan yang memiliki tujuan yang sama, kamu bisa memilih berbagai brand berkualitas tinggi yang tergabung dalam Bags City Group, di antaranya Lojel, Bagasi, dan Thule yang memang mendukung conscious travel.
Baca Juga: Ingin Liburan Akhir Tahun Seru yang Bebas dari Kebisingan Kota, Ke Pantai Aja Yuk!
Tahun ini, BC Travelers Going Places and Beyond bekerja sama dengan BCA, di mana selama acara berlangsung, ada penawaran eksklusif bagi pengguna produk keuangan BCA.
Bagaimana, tertarik untuk melakukan perjalanan yang penuh dengan kesadaran? BC Travelers Going Places and Beyond berlangsung pada 28 November - 3 Desember 2023 di Main Atrium Pondok Indah Mall 3, mengajak para travelers dari berbagai sudut di Indonesia dengan beragam latar belakang untuk memaknai perjalanan lebih dari sekedar perpindahan tempat; melainkan pencarian makna kehidupan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
4 Basic Skincare Wardah untuk Meredakan Kemerahan dan Jerawat, Lengkap dengan Review Pembeli
-
4 Pompa Air Tidak Berisik dan Hemat Listrik, Cocok untuk Penghuni Perumahan
-
3 Sampo Penghitam Rambut yang Dipuji Pengguna karena Ampuh Menutupi Uban
-
5 Bedak Tabur yang Memberikan Efek Glowing di Wajah, Hasil Makeup Halus dan Natural
-
Mimpi Resign dari Pekerjaan, Pertanda Baik atau Buruk? Ini Penjelasannya
-
5 Cairan Pembersih Kerak Lantai Kamar Mandi, Toilet Jadi Kinclong seperti Baru
-
RANS Entertainment Bakal IPO: Cek Jadwal, Harga Sahamnya dan Cara Belinya!
-
Apakah Sepatu Skechers Memakai Kulit Babi? Simak Faktanya
-
4 Essence yang Mengandung Anti-Aging, Flek Hitam hingga Kerutan Berkurang
-
Kemampuan Bahasa Inggris Indonesia Masih Rendah, Tertinggal di Peringkat 80 Dunia