Suara.com - Setelah sempat sakit hingga koma beberapa waktu lalu, Mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen (purn) Doni Monardo dikabarkan meninggal Minggu (3/12/2023).
Kabar meninggalnya Doni Monardo ini diketahui dari pesan berantai yang beredar di WhatsApp. Sementara itu, Perwakilan dari Purnawirawan TNI-Angkatan Darat (PPAD), Bambang Irianto juga membenarkan kabar meninggalnya Doni Monardo.
"Ya benar di RS Siloam Semanggi pukul 17.32 WIB. Semoga almarhum diampuni semua dosanya diterima amal ibadahnya dilapangterangkan kuburnya dan mendapat tempat yang mulia di sisi Allah SWT," kata Bambang kepada Suara.com.
Kabar meninggalnya Doni Monardo ini menjadi perhatian. Pasalnya, Doni Monardo menjadi sosok yang berperan penting untuk Indonesia, terutama saat pandemi Covid-19. Hal ini karena Doni Monardo bertugas sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan COVID-19 pada Maret 2020.
Doni Monardo juga sosok yang tegas dalam menghadapi Covid-19. Doni Monardo sendiri menjadi sosok yang selalu memastikan alat pelindung diri (APD) Covid-19 tersalurkan ke semua daerah demi mencegah adanya penularan.
Di saat adanya PSBB, dirinya juga tegas menyegel berbagai pabrik yang melanggar aturan. Hal ini dilakukannya untuk mengurangi kenaikan kasus positif Covid-19 kala itu. Doni Monardo juga meminta para rumah sakit memisahkan pasien umum dan positif corona.
"Kami berharap rumah sakit dapat memiliki sistem yang lebih baik, kalau pasien dalam pengawasan (PDP) masih dikelompokkan dengan mereka yang positif Covid-19 maka sama saja membiarkan penularan menjadi semakin parah,” kata Doni Monardo pada 2020 lalu.
Di masa jabatannya, Doni Monardo juga meresmikan penggunaan Rumah Sakit Umum Daerah untuk isolasi covid-19 di Biak Numfor, Papua. Hal ini sangat membantu penanganan Covid-19 untuk masyarakat Biak Numfor.
Tidak hanya itu, ia juga meresmikan Rumah Sakit COVID-19 RSUD Ir. Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Kabupaten Bangka. Rumah sakit tersebut untuk membantu memberikan pelayanan pada masyarakat yang terpapar.
Baca Juga: Siapa Istri Doni Monardo? Ini Sosok Santi Arviani Temani Sang Suami Hingga Akhir Hayat
Doni Monardo juga membuat beberapa larangan untuk masyarakat demi menekan angka Covid-19. Beberapa di antaranya mulai dari pembatasan liburan, larangan menelpon saat berada di kendaraan umum, adanya kumpulan massa, mudik, dan lain-lain.
Dirinya juga menjadi sosok yang terus mengingatkan masyarakat untuk menjalankan protokol kesehatan guna mengurangi angka positif Covid-19 di Indonesia. Hal ini terus dilakukannya demi membuat angka Covid-19 turun. Hingga pada Juni 2021, Doni Monardo pensiun dan digantikan oleh Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Ganip Warsito.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!