Suara.com - Perkara kedekatan Asnawi Mangkualam dan Fujianti Utami Putri kembali menjadi perbincangan panas. Apalagi karena beredar kabar bahwa adik Asnawi, Nur Ikrar Bahar, telah memberikan restunya untuk kedekatan sang pesepakbola dengan Fuji.
Asnawi tampaknya percaya diri bisa mendekati Fuji yang sebelumnya diketahui berpacaran dengan Thariq Halilintar.
Bukan tanpa alasan, pasalnya Asnawi juga dikenal sebagai kapten Timnas Indonesia. Bahkan dikutip dari Transfermarkt, pesepakbola berusia 24 tahun itu mencatatkan nilai kontrak yang fantastis, yakni sebesar Rp5,65 miliar. Angka ini diperbarui terakhir pada 23 Juni 2023 ketika Asnawi membela klub Liga 2 Korea Selatan, Jeonnam Dragons.
Namun, puncak nilai transfernya adalah pada 26 Desember 2021 ketika Asnawi masih membela Ansan Greeners. Nilai kontrak atlet kelahiran 24 Oktober 1999 itu pernah mencapai angka Rp6,52 miliar.
Bisa diasumsikan bahwa gaji Asnawi tidak main-main jumlahnya. Bahkan meskipun Asnawi mengaku gajinya selama merumput di Korea Selatan lebih kecil, tetapi nilainya ternyata tidak main-main, yakni mencapai Rp1 miliar per tahun.
Hal ini seperti diwartakan oleh akun TikTok @thebestbali009. Dengan gaji tersebut, praktis Asnawi mendapat upah sebesar Rp3 jutaan setiap harinya.
“Total gaji Asnawi Mangkualam (di) Jeonnam Dragons, di Rp35 perak per detik, Rp2.100 per menit, Rp126.000 per jam, Rp3.024.000 per hari,” ungkap akun tersebut, dikutip pada Selasa (5/12/2023).
“Rp21.168.000 per minggu, Rp84.672.000 per bulan, Rp1.016.064.000 per tahun,” lanjut akun @thebestbali009.
Di sisi lain, Fuji juga dikenal sebagai salah satu selebritis muda dengan penghasilan yang tidak main-main. Bahkan belum lama ini Fuji berhasil membeli rumah dengan uang tunai sebesar Rp13 miliar.
Baca Juga: Raffi Ahmad Akui Fuji dan Aaliyah Massaid Baik-baik Saja, Warganet Curiga Ada yang Ganjal
Harta kekayaan Fuji tentu berasal dari banyaknya pekerjaan dan kontrak yang dilakoninya, misalnya dari endorsement hingga menjadi brand ambassador.
Berita Terkait
-
Raffi Ahmad Akui Fuji dan Aaliyah Massaid Baik-baik Saja, Warganet Curiga Ada yang Ganjal
-
Rapor Dua Pemain Indonesia di Liga Asia Timur, Statistik Pratama Arhan Mengenaskan!
-
Deretan Ladies PAN Asyik Joget di Kantor Kemendag, Emang Boleh?
-
Bukan Fuji, Asnawi Mangkualam Kini Malah Dirumorkan Punya Hubungan dengan Steffi Zamora: Ini Potret Cantiknya
-
Raffi Ahmad Dituding Jaga Jarak ke Aaliyah Massaid Saat Foto Bareng Fuji, Posisi Duduk Jadi Sorotan
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
Terkini
-
3 Krim Mengandung Calendula untuk Atasi Kemerahan dan Cegah Penuaan, Mulai Rp30 Ribuan
-
10 Tanda Anak Menjadi Korban Kekerasan Seksual, Jangan Sepelekan Perubahan Fisik dan Perilaku Ini
-
Bukan di Depan atau Belakang, Ini Bagian Gerbong Kereta yang Paling 'Aman' Jika Terjadi Kecelakaan
-
Dituding Jadi Penyebab Kecelakaan KRL di Bekasi Timur, Gaji Driver Green SM Hampir Rp10 Juta?
-
4 Parfum untuk Anak Sekolah yang Wangi Tahan Lama dan Murah di Minimarket
-
Prabowo Hadiri Resepsi El Rumi, Bisakah Orang Biasa Undang Presiden ke Pernikahan?
-
Mengenal Istilah Black Cat Energy dalam Dinamika Percintaan Modern, Beda dengan Cuek
-
Cara Cek Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
-
Body Butter atau Body Lotion Dulu? Ini 4 Rekomendasi untuk Kunci Kelembapan
-
Tumpukan Limbah Usai Kampanye: Bagaimana GUDRND Memberi Hidup Baru pada Sampah Kampanye?