Suara.com - Menjadi salah satu kader Partai Demokrat sejak beberapa waktu yang lalu, sosok Dokter Berlian Idris mantap melangkah keluar dari partai tersebut. Hal itu membuat profil dan biodata Dokter Berlian Idris ramai dibacarakan.
Ia mengungkapkan bahwa alasan utamanya adalah perbedaan dukungan pasangan capres-cawapres. Sekilas profil dan biodata Dokter Berlian Idris dapat Anda cermati di sini.
Nama Berlian Idris sendiri sebenarnya dikenal sebagai seorang dokter jantung pada rumah sakit di Jakarta yang cukup populer. Saat bergabung dengan partai, ia mengatakan bahwa ini adalah upayanya untuk mempengaruhi kebijakan negara agar berpihak pada kesehatan masyarakat.
Profil dan Biodata Dokter Berlian Idris
Jika diketik di kolom pencarian Google, namanya banyak muncul pada situs kesehatan atau situs resmi rumah sakit ternama. Riwayatnya sebagai dokter diawali dengan mengambil pendidikan di bidang tersebut, pada 1995 silam.
Dirinya tercatat sebagai mahasiswa pada program Dokter Umum di FKUI Jakarta antara tahun 1995 hingga tahun 2005 lalu. Kemudian pendidikannya dilanjutkan dengan memperoleh gelar Master of Public Health dan Doctor of Science di Rotterdam, Belanda, pada medio tahun 2003 hingga 2006.
Pada tahun 2007, ia kemudian mengambil Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah di Fakultas Kedokteran UI - Pusat Jantung Nasional Harapan Kita. Pendidikan formal ini diselesaikannya pada tahun 2011 lalu.
Di tahun 2012, ia melanjutkan Pendidikan Konsultan Intervensi Kardiologi di Vietnam dan Thailand, dan resmi menyelesaikan pendidikan tersebut pada tahun 2013. Kini ia menjalankan tugasnya di sebuah rumah sakit ternama yang ada di Jakarta.
Karir Politik Bersama Demokrat
Baca Juga: Viral Ekspresi Nonton Bola Gibran vs Jan Ethes, Netizen: Anak Ekspresif, Bapak Kalem
Sempat bergabung dengan Partai Demokrat dengan misi pribadi yang terbilang sangat mulia, ia akhirnya memutuskan untuk melangkah keluar dari partai tersebut. Hal ini diungkapkan secara langsung belum lama ini.
Alasan utama yang menjadi pemicu keluarnya sosok dokter spesialis jantung ini dari partai tersebut adalah karena Partai Demokrat masuk dalam koalisi yang mendukung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Ia beralasan tidak dapat mendukung Gibran Rakabuming Raka sebagai cawapres dari Prabowo Subianto, yang didukung oleh koalisi tempat Partai Demokrat berada saat ini.
Dalam cuitannya yang diunggah 4 Desember 2023 kemarin, Dokter Berlian mengumumkan pengunduran dirinya dari Partai Demokrat.
"Bismillah. Dengan berat hati saya kabarkan bhw minggu lalu, Senin, 27 Nov 2023, saya menyampaikan surat pengunduran diri saya sbg kader & pengurus Partai Demokrat," ungkap Dokter Berlian Idris melalui akun Twitter @berlianidris.
"Alasannya adalah, saya tidak bisa mendukung Cawapres Demokrat Gibran Rakabuming Raka. Rasanya tidak etis kalau saya bukan hanya tidak mendukung, bahkan mengkritik paslon Demokrat sementara saya masih berstatus kader," imbuhnya.
Berita Terkait
-
Viral Ekspresi Nonton Bola Gibran vs Jan Ethes, Netizen: Anak Ekspresif, Bapak Kalem
-
Lega Hati Pilih Ganjar, Jhon Sitorus: Bayangin Dukung Gibran Sulfat, Merinding!
-
Sosok Orang Tua Selvi Ananda: Bukan Pejabat atau Pengusaha Besar, Cuma Punya Warung Makan Sederhana
-
Siapa Orang Tua Selvi Ananda? Pekerjaan Mertua Gibran Rakabuming Ternyata Sederhana Banget
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan