Suara.com - Pakar Mikro Ekspresi Kirdi Putra mengungkap arti senyuman Gibran Rakabuming saat membahas kesalahan penyebutan istilah asam folat menjadi asam sulfat untuk ibu hamil. Apa ya maknanya?
Ditemui di Kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senin 4 Desember 2023 Gibran akhirnya menjelaskan kekeliruannya dan meminta maaf. Dalam sesi wawancara dengan awak media sambil berjalan alias doorstop itu, Kirdi melihat ada tarikan senyuman kecil saat membahas asam folat dan asam sulfat.
"Ada tarikan senyuman kecil di sudut bibirnya yang artinya itu 'Hehe ternyata salah gue', tapi habis itu dia nggak terlalu dipikirin," jelas Kirdi saat dihubungi suara.com, Selasa (5/12/2023).
Kirdi juga menjelaskan ada perubahan raut wajah Gibran Rakabuming sedikit turun saat wartawan bertanya, tapi tidak berselang senyuman kecil itu muncul. Bahkan pakar ekspresi sekaligus sociopreneur itu menjelaskan tidak ada makna istimewa dalam raut wajah putra pertama Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu dan tetap terlihat santai.
"Lalu kalau Gibran sendiri dia berubah mukanya, turun tersenyum sedikit dengan santai minta maaf, buat saya cara yang cukup oke menjawabnya, tapi benar-benar tidak ada yang spesial, nggak ada yang aneh, yang bisa dilihat," paparnya.
Menurut Kirdi, pejabat sekelas Gibran Rakabuming sudah pasti ada tim sukses yang mengelola citra publik, termasuk tim sukses sangat memahami jika ada kesalahan yang dibuat Cawapres Prabowo Subianto dalam penyebutan istilah.
"Dalam konteks sebuah berita pencitraan negatif, itu pasti dibahas konsultan komuniaksi mereka, dan repson Gibran sudah pasti dipersiapkan, jawab aja ada keslahan dan minta maaf," tambah Kirdi.
Apalagi di tengah upaya Gibran dan Prabowo Subianto meraih opini publik, tim kampanye pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 2 ini sangat memahami jika warga Indonesia menyukai seseseorang yang mengakui kesalahannya lalu meminta maaf.
"Orang Indonesia kan suka mendengar permintaan maaf," jelasnya.
Baca Juga: Selvi Ananda Tertunduk di Belakang Gibran Rakabuming, Pakar Mikro Ekspresi Ungkap Maknanya
Gibran Salah Sebut Asam Folat dengan Asam Sulfat
Kontroversi asam sulfat dimulai ketika Gibran berbicara dalam dialog dengan sejumlah influencer di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, Minggu (3/12/2023). Yang dibahas adalah Indonesia Emas 2045.
Untuk mewujudkannya, Gibran menganggap penting untuk menyiapkan generasi masa depan sedari dini. Karena itu, Gibran dengan pasangan capresnya yakni Prabowo Subianto telah menyiapkan sejumlah program di Pilpres 2024.
Salah satunya ialah pembagian susu gratis bagi para pelajar. Lalu, keduanya juga menyiapkan Kartu Indonesia Sehat (KIS) khusus ibu dan anak.
Kartu itu sengaja dibuat Gibran untuk dapat memonitor tumbuh kembang anak bahkan ketika masih di dalam kandungan.
"Lalu ketika hamil harus dicek dia misalnya asam sulfat, yodiumnya terpenuhi enggak, ketika anaknya lahir sampai 2 tahun ASI-nya terpenuhi gak, berat badannya tinggi badannya oke nggak," kata Gibran percaya diri.
Berita Terkait
-
Perjuangan Selvi Ananda Sebelum Dinikahi Gibran Rakabuming: Pagi Kuliah, Siang Kerja di TV, Malam Bantu Jualan di Warung
-
Mengenal Warung Bu Tin, Tempat Makan Milik Orang Tua Selvi Ananda: Ternyata Gibran Rakabuming Suka Ikut Bantu
-
Selvi Ananda Tertunduk di Belakang Gibran Rakabuming, Pakar Mikro Ekspresi Ungkap Maknanya
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123