Suara.com - Keberhasilan karier Wali Kota Medan Bobby Nasution tentu tak terlepas dari peran kedua orang tuanya. Adapun orang tua Bobby Nasution yang kini besanan dengan Presiden Joko Widodo tersebut bukan merupakan orang sembarangan. Fakta tersebut diperoleh dari marga Nasution yang tersemat di nama lengkapnya.
Menantu Jokowi ini juga merupakan anak dari eks petinggi salah satu BUMN yang berjaya di negeri.
Lantas, siapakah kedua orang tua Bobby Nasution tersebut? Berikut profil orang tua Bobby Nasution, besan Jokowi.
Orang tua Bobby Nasution masih keturunan raja
Melalui rapat keluarga besar marga Nasution, khususnya Baringin, terungkap bahwa Bobby masih meneruskan darah bangsawan.
Suami Kahiyang Ayu ini merupakan raja generasi ke-7 dari keturunan Raja Gunung Baringin Nasution Mandailing Natal Penyabungan Timur.
Profil Erwin Nasution ayah Bobby: Eks orang penting BUMN
Ayah Bobby Nasution tak lain adalah Erwin Nasution. Mendiang besan Jokowi ini lahir di Tebingtinggi, Sumatera Utara pada 10 April tahun 1954.
Diperoleh dari laman resmi Kepustakaan Presiden Perpusnas, Erwin merupakan mantan Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara (Persero) IV atau yang biasa disingkat menjadi PTPN IV .
Baca Juga: Mahar 'Cuma' Alat Salat, Harga Seserahan Gibran Rakabuming buat Selvi Ananda Ternyata Selangit?
PT Perkebunan Nusantara merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang pengelolaan, pengolahan, dan pemasaran hasil perkebunan.
Dahulu, Erwin mengurusi berbagai isu terkait perkebunan khususnya perkebunan kelapa sawit dan teh.
Kantor pusat BUMN yang berada di bawah komando Erwin tersebut berlokasi di Jalan Letjend.Suprapto No.02 Medan, Sumatera Utara, Indonesia.
Dikutip dari beberapa sumber, BUMN yang pernah dipimpin oleh Erwin itu memperoleh laba Rp 5.65 Trilyun di tahun 2016.
Sebelumnya, Erwin bekerja di Kebun Bah Jambi PTP VII Bah Jambi, Kabupaten Simalungun, Sumut dan kemudian pindah tugas ke Kebun Rimba Belian di Kalimantan.
Jabatan mentereng pertama yang pernah Erwin pegang adalah Direktur Utama PTPN I (Persero) di Aceh lalu dilanjutkan dengan Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara (Persero) sejak 1 Maret 2012 hingga 2016.
Berita Terkait
-
Mahar 'Cuma' Alat Salat, Harga Seserahan Gibran Rakabuming buat Selvi Ananda Ternyata Selangit?
-
Selvi Ananda dari Keluarga Biasa, Ini Reaksinya saat Jadi Menantu Presiden
-
Kata Yasonna soal Wamenkumham Mundur usai Tersangka: Presiden yang Akan Tentukan
-
Beda Latar Belakang 3 Menantu Jokowi, Selvi Ananda Paling Apa Adanya
-
Keseharian Iriana Jokowi Dibongkar Kaesang Pangarep: Seperti Ibu-ibu Biasa, Update Status WhatsApp
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk