Suara.com - Belakangan ini Zara menuari sorotan publik karena membuat iklan yang dinilai menghina korban genosida di Gaza, Palestina. Tentu saja isu sensitif ini langsung memicu komentar hingga serangan pada brand fashion satu ini.
Salah satu negara yang turut tidak mendukung apa yang dilakukan Zara itu adalah Indonesia. Di media sosial sangat ramai seruan boikot usai mengunggah kampanye koleksi terbarunya.
Namun, ternyata tak hanya di Indonesia saja melainkan di Kanada juga. Bahkan respon tak terima dengan iklan yang diluncurkan Zara pun tampak lebih ekstrim.
Melansir dari media Turki, Sabah, para pendukung Palestina mencorat-coret bagian kaca toko Zara dengan menggunakan cat semprot merah.
Aksi mereka diabadikan melalui rekaman video berdurasi 48 detik.
"Di Montreal, Kanada, pendukung Palestina menulis "Gaza" dan "Bebaskan Palestina" dengan cat semprot merah di pintu toko Zara," demikian keterangan yang disampaikan melalui akun X resmi Sabah.
Dalam video terlihat kaca toko Zara yang dimaksud dipenuhi coretan cat semprot merah. Para pendukung Palestina menuliskan mencoret tulisan ZARA dan menggantikannya dengan tulisan GAZA.
Kemudian, ada juga tulisan Free Palestina dan Free Palestina dengan ukurang yang cukup besar. Tidak ada satu pun kaca yang terlewatkan sebagai sasaran amarah dari para pendukung Palestina di Montreal, Kanada.
Apakah Aksi Mencoret Toko Zara di Kanada Termasuk Vandalisme?
Perlu diketahui kalau Vandalisme merupakan perilaku tak terpuji dan bisa merugikan masyarakat dan negara. Pengertian vandalisme adalah tindakan merusak atau menghancurkan properti orang lain secara sengaja.
Biasanya, tindakan vandalisme dilakukan dengan tujuan untuk menciptakan kerusakan atau merusak properti milik orang lain. Namun, terkadang tindakan vandalisme juga dilakukan sebagai bentuk protes atau ekspresi diri yang salah arah.
Mungkin vandalisme pada aksi pembela Palestina yang ada di Montreal, Kanada bisa termasuk dalam jenis Vindictive Vandalism. Kondisi dimana sekelompok orang memiliki motivasi untuk membalas dendam atas suatu kesalahan.
Kendati demikian, jika merujuk pada jurnal berjudul Contoh Vandalisme yang ditulis oleh Feri Setiawan. Aksi pembela termasuk dalam contoh umum karena hanya mencoret-mencoret attau menggambar pada kaca toko dengan menggunakan cat semprot atau marker.
Klarifikasi Zara
Sebelumnya, akun Instagram resmi Zara mengunggah iklan untuk koleksi pakaian mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Ciri-Ciri Kulkas Boros Listrik, Kenali sebelum Tagihan Membengkak
-
6 Cara Mencegah Bunga Es Muncul di Kulkas agar Mesin Tidak Cepat Rusak
-
3 Aluminium Foil Insulasi untuk Menahan Panas Pada Atap Seng, Rumah Adem dan Tak Berisik
-
5 Cara Atasi Saluran Air Mampet Akibat Tanah atau Lumpur di Rumah
-
Mengenal Kandungan PDRN dalam Skincare, Bahan Aktif Viral yang Bikin Kulit Kencang dan Glowing
-
Cushion Mini yang Bagus Merek Apa? Ini 3 Pilihan Mungil dengan Hasil Maksimal
-
4 Cara Pakai Soda Api untuk Atasi Saluran Air Mampet akibat Rambut atau Lumpur
-
Selain Koi, 6 Ikan Ini Dipercaya Membawa Keberuntungan Menurut Feng Shui
-
4 Cara Atasi Pompa Air yang Harus Dipancing Terus-menerus
-
4 Posisi Kamar Mandi yang Baik Menurut Feng Shui agar Hunian Lebih Nyaman