Suara.com - Novel Laut Bercerita karya Leila Chudori menjadi trending topic usai debat capres 2024 perdana. Ini karena debat capres pertama bertema "Hukum, HAM, Pemerintahan, Pemberantasan Korupsi, dan Penguatan Demokrasi".
Berdasarkan pantauan Suara.com, kata kunci "Laut Bercerita" sudah diperbincangkan seribu kali hingga Rabu (13/12/2023) sore. Trending-nya Laut Bercerita tak lepas dari cuitan seorang warganet yang mengapresiasi novel tersebut. Menurut warganet, novel itu telah membantu Gen Z menambah pengetahuan tentang penculikan aktivisme yang terjadi pada 1998 silam.
"Bacain reply dan QT di tweet tentang orang hilang, jadi tahu kalau kayaknya pengetahuan Gen Z tentang peristiwa penculikan itu banyak didapat dari novel Laut Bercerita," tulis warganet dengan nama akun @/nabiylarisfa pada Rabu (13/12/2023).
"Thank you, Leila Chudori. Mari kita promosikan buku ini lebih sering ke adik-adik kita," lanjutnya.
Mengenai itu, menarik untuk mengetahui sinopsis novel Laut Bercerita yang sarat sejarah. Novel ini menceritakan kelamnya era Orde Baru yang diwarnai dengan penghilangan paksa sejumlah aktivisme.
Melalui karakter utama bernama Biru Laut, Laut Bercerita menunjukkan dengan gamblang dampak hebat penghilangan paksa itu bagi keluarga dan sahabat aktivis yang menjadi korban.
Begitu pula dengan aksi otoritas melakukan penyiksaan terhadap para aktivis, lalu membunuh dan membuangnya di lokasi yang tak terpecahkan hingga sekarang.
Melongok dalam sampul novel Laut Bercerita, terlihat adanya tiga peristiwa berbeda dalam periode tahun 1998-2000.
- Jakarta, Maret 1998
Di sebuah senja, di sebuah rumah susun di Jakarta, mahasiswa bernama Biru Laut disergap empat lelaki tak dikenal. Bersama kawan-kawannya, Daniel Tumbuan, Suru Dyantoro, Alex Perazon, dia di bawa ke sebuah tempat yang tak dikenal. Berbulan-bulan mereka disekap, diinterogasi, dipukul, ditendang, digantung, dan disetrum agar bersedia menjawab satu pertanyaan penting: siapakah yang berdiri di balik gerakan aktivis dan mahasiswa saat itu. - Jakarta, Juni 1998
Keluarga Arya Wibisono, seperti biasa, pada hari Minggu sore memasak bersama, menyediakan makanan kesukaan Biru Laut. Sang ayah akan meletakkan satu piring untuk dirinya, satu piring untuk sang ibu, satu piring untuk Biru Laut, dan satu piring untuk si bungsu Asmara Jati. Mereka duduk menanti dan menanti. Tapi Biru Laut tak kunjung muncul. - Jakarta, 2000
Asmara Jati, adik Biru Laut, beserta Tim Komisi Orang Hilang yang dipimpin Aswin Pradana mencoba mencari jejak mereka yang hilang serta merekam dan mempelajari testimoni mereka yang kembali. Anjani, kekasih Laut, para orang tua dan istri aktivis yang hilang menuntut kejelasan tentang anggota keluarga mereka. Sementara Biru Laut, dari dasar laut yang sunyi bercerita kepada kita, kepada dunia tentang apa yang terjadi pada dirinya dan kawan-kawannya.
"Laut Bercerita mengungkap tentang tentang kisah keluarga yang kehilangan, sekumpulan sahabat yang merasakan kekosongan di dada, sekelompok orang yang gemar menyiksa dan lancar berkhianat, sejumlah keluarga yang mencari kejelasan makam anaknya, dan tentang cinta yang tak akan luntur," demikian sinopsis singkat dalam sampul buku.
Baca Juga: Momen Gibran Bertemu Alam Ganjar di Debat Capres: Saling Kasih Semangat dan Bersaing Secara Sehat
Sementara itu, warganet tidak hanya menyebut novel Laut Bercerita. Ada juga yang menyarankan karya lain dari Leila Chudori berjudul Pulang. Novel ini juga turut menceritakan kelamnya pemerintahan Indonesia pada masa lalu, tepatnya tentang sudut pandang tahanan politik yang tak bisa kembali ke Tanah Air.
"Selain Laut Bercerita masih ada juga (karya Leila Chudori) yang judulnya Pulang. (Novel ini) ceritain kisah tapol dari point of view orang yang gak bisa pulang ke Tanah Air juga. The power of book walaupun fiksi (yang sering diremehin), tapi tetap bisa bawa dampak buat pembacanya," saran warganet lain.
Berita Terkait
-
Momen Gibran Bertemu Alam Ganjar di Debat Capres: Saling Kasih Semangat dan Bersaing Secara Sehat
-
Apa Saja Prestasi Alam Ganjar? Bangga Ajari Sang Ayah Cara Debat Capres
-
KontraS Soal Debat Capres Pertama: Prabowo Begitu Emosional, Tak Paham Nilai Demokrasi
-
Jusuf Hamka Mendadak Temui Mahfud MD Pasca Debat Capres-cawapres, Ada Apa?
-
Siapa Man of the Match Debat Capres 2024? Heboh El Cooking, El Gemoy dan El Pildun
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Spesifikasi dan Harga Honda Super-ONE, Mobil yang Bikin Purbaya Nyeletuk: Mahal Juga!
-
5.925 PNS Daerah Dipecat Mulai Agustus 2026, Ketahuan Curang saat Ujian ASN Thailand
-
DPRD DKI Soroti Kesiapan LPDP Jakarta, Usul Anggaran Diprioritaskan untuk Sekolah Gratis
-
Ekonomi RI di Kuartal II Diselamatkan Oleh Masyarakat yang Sering Makan di Restoran
-
Minyak Kemiri Murni vs Minyak Kemiri Bakar, Mana yang Lebih Baik untuk Rambut?
-
Duh! 1 Lowongan Kerja Kini Diperebutkan 16 Orang, Persaingan Makin Brutal
-
From Cat Stevens to Yusuf Islam: Saat Ketenaran Tak Lagi Cukup Mengisi Jiwa
-
Link Nonton Gerhana Matahari Total dan Hujan Meteor Perseid Agustus 2026
-
Dewa 19 Janjikan Setlist Berbeda di Panggung HUT ke-3 Garuda TV, Lagu 'Langka' Siap Dibawakan
-
Timnas Indonesia Dibantai, Nguyen Xuan Son Singgung Gelar Juara Piala AFF 2026