Suara.com - Kaesang Pangarep membongkar kondisi kantor PSI yang menurutnya sangat buruk. Pasalnya, luas gedung kantornya saja hanya setara ruang Airlangga Hartarto sebagai ketua umum Partai Golkar.
Pernyataan blak-blakan ini dilontarkan oleh putra bungsu Presiden Joko Widodo tersebut saat berbincang dengan pengusaha sekaligus crazy rich PIK Helena Lim di podcast miliknya, Podcast Depan Pintu.
"Kami waktu itu datang ke kantornya Golkar. Kantornya Pak Airlangga aja sebagai ketua umum kayak satu gedungnya kita. Luasnya, kalau secara luas," ucap Kaesang, dikutip Sabtu (16/12/2023).
Suami Erina Gudono ini bahkan menyebut jika kantor partainya lebih buruk ketimbang kos-kosan. Ia lantas meminta agar rekan-rekannya mendatangi kantor partainya supaya percaya dengan perkataannya.
"Kos-kosan lebih bagus, sumpah," beber Kaesang.
Lebih lanjut, ketua umum PSI ini membeberkan bahwa dirinya sempat cemas lantaran ada salah satu kandidat calon wakil presiden yang hendak mendatangi kantor partainya.
"Kemarin ditelepon, saya dari Medan, 'Pak Cawapres mau datang'. Please jangan kantornya jelek Ya Allah," kata Kaesang.
Sejurus dengan pernyataan blak-blakan Kaesang soal kantor partainya, memang siapa sih donatur yang sering kali memberikan suntikan dana ke partai berlambang mawar merah tersebut?
Dalam pernyataan lawasnya, Wakil Dewan Pembina PSI Grace Natalie pernah membeberkan bahwa ada sejumlah pengusaha yang ikut mendanai kegiatan-kegiatan partai. Salah satunya adalah Jeffrie Geovanie.
Baca Juga: Kekayaan Kaesang Pangarep Tak Akan Habis Sampai Anak Cucu, Disinyalir Segini Totalnya
Selain itu, PSI juga membuka penggalangan dana yang dilakukan lewat situs fundraising hingga toko online yang dikelola partainya, yakni tokosolidaritas.com.
Disebutkan jika PSI menerima beberapa jenis sumbangan yang nilainya mulai dari Rp25 ribu sampai Rp1 miliar per tahun.
Para donatur nantinya akan diberi Kartu Solidaritas Anti Korupsi dan Intoleransi atau Kartu SAKTI yang juga bisa berfungsi sebagai uang elektronik.
Berita Terkait
-
Kaesang Akui Mahfud dan Muhaimin Lawan Berat Gibran di Debat; Bukan Berarti Tidak Bisa Diatasi
-
Kaesang Siap Berantas Korupsi, Tapi Belum Tahu Cara Sikat Budaya Ordal
-
Kaesang Ngaku Tidak Diajak Diskusi Gibran Jelang Debat Cawapres Soal Ekonomi, Ada Apa?
-
Kaesang Akui Kemampuan Debat Anies, Tapi Kebingungan Lihat Ganjar Pranowo
-
Dituding Ikut Campur Urusan Gibran Cawapres, Kaesang Beberkan Sifat Asli Iriana Jokowi
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
Terkini
-
5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
-
Kenapa Liptint Tidak Tahan Lama? Ketahui Bedanya dengan Lipstik
-
Studi Ungkap 60 Persen Anak Muda Memilih Swadiagnosis Dibanding Langsung Pergi ke Dokter
-
Apakah Viva Punya Facial Wash? Ini Macam-Macam Varian dan Harganya
-
Niat Miqat Haji Lengkap dengan Waktu dan Lokasi Jemaah Indonesia Biasa Melakukannya
-
6 Sunscreen Wardah di Alfamart yang Anti Lengket dan Efektif Lindungi Kulit
-
Apakah Hari Ini Tanggal Merah? Banyak yang Libur Tapi Swasta Tetap Masuk
-
Cushion dan Skint Tint Lebih Ringan Mana? Ini 5 Rekomendasi Ternyaman Dipakai Seharian
-
Beda Nasib Nadiem Makarim dan Jurist Tan: Satu Dituntut 18 Tahun, Satu Kabur ke Australia
-
Jurist Tan Sekarang di Mana? Stafsus Nadiem Makarim Tersangka Kasus Chromebook Kini Buron