Suara.com - Chef Renatta Moeloek menyayangkan banyaknya komentar rasisme pasca kekalahan Rizkisyah Putra Singarimbun alias Kiki MCI 11. Diketahui publik marah karena Kiki dianggap lebih layak memenangkan Grand Final MCI 11 daripada Belinda Christina.
Pasalnya menurut Renatta, ada satu kesalahan besar yang dilakukan Kiki di Grand Final sehingga nilainya tidak maksimal dan berujung kalah oleh Belinda. Namun Renatta juga mengakui bahwa Kiki mempunyai kemampuan yang luar biasa sebagai jurutama masak.
“Ini realitanya. Apakah Kiki punya skill? Yes. Apakah Kiki layak menang? Yes,” ucap Renatta, dikutip dari podcast-nya bersama Ray Janson, dikutip pada Selasa (19/12/2023).
“Tapi apakah Kiki maksimal di Grand Final, di hari itu? Menurut skor, nggak. Setelah di-breakdown, realitanya skor Belinda lebih unggul daripada Kiki, sesederhana itu.”
Namun Renatta tak sepenuhnya bisa menyalahkan respons publik karena pemahaman soal masakan yang berbeda. Pasalnya ketika seorang juri berkomentar “bagus” terhadap suatu hidangan, penilaian kualitatifnya akan berbeda, misalnya mempertimbangkan kompleksitas masakan hingga dimensi rasa.
Renatta juga mengungkap perasaan Kiki di tengah kontroversi kemenangan Belinda. “Ini kan yang ngasih komentar jelek katanya fans Kiki. (Tapi) Kiki nggak seneng sama respons penonton kayak gitu,” ujar Renatta.
Lalu Renatta membongkar lah satu kesalahan yang menggagalkan Kiki mendapatkan trofi MasterChef Indonesia. Yang dimaksud ternyata dessert yang disajikan Kiki di babak terakhir.
“Kiki pun udah berkali-kali ngakuin ketika masuk di babak terakhir, Kiki ngeluarin dessert. Dessert dia kan yang Plan B. Sudah pasti dia nggak mungkin dessert Plan A-nya itu ya, karena dia temanya Nusantara, tiba-tiba dessert-nya ada kayak sponge cake, pakai yoghurt, sorbet, sama berry, sama white chocolate,” ungkap Renatta.
“Terus emang beneran dari penampilan sama rasanya pun, itu rasanya kayak dessert yang dibuat dadakan yang penting biar ada dessert aja gitu. Di tahap itu aja, Kiki udah kontak mata (sama aku), ‘Yaelah, Ki’,” tandasnya, menunjukkan kekecewaannya karena Kiki gagal mengeksekusi tahapan makanan penutup.
Baca Juga: Kisah Luka Bakar Chef Renatta: Diskriminasi dan Kenapa Tak Banyak Perempuan Jadi Chef Profesional?
Padahal sebelumnya beredar isu Kiki gagal memenangkan MCI 11 karena ketahuan sudah punya latar belakang bekerja sebagai Executive Chef. Isu ini pertama kali berembus lewat viralnya sebuah CV diduga milik Kiki di media sosial X, lalu Chef Arnold Poernomo ikut mengamplifikasi seolah mengiyakan kebenaran CV tersebut.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
10 Promo Skincare dan Makeup Viva Cosmetics Terbaru Februari 2026
-
Kekayaan Hary Tanoesoedibjo yang Namanya Masuk Epstein Files
-
Belajar Menang dari Proses: Perjalanan Panjang Siswa Indonesia di Dunia Robotika Global
-
Daftar Kode Terselubung dalam Epstein Files, Ada Pizza hingga Ice Cream
-
Dorong Smart Diplomacy, OIC Youth Indonesia Siapkan Pemimpin Muda Global
-
5 Rekomendasi Smart TV 32 Inch Murah Terbaik untuk Keluarga Baru
-
Siapa Keluarga Rothschild yang Disebut dalam Epstein Files? Ini Profilnya
-
Kenapa Pakai Retinol Perih dan Gatal? Ini 5 Retinol yang Aman untuk Pemula
-
88 Negara Bebaskan Visa untuk WNI, Ini Beda Visa on Arrival dan Electronic Travel Authorization
-
Ramadan di Saudi, Perpaduan Refleksi Spiritual dan Pesona Destinasi Dunia