Suara.com - Viral di media sosial aksi pengancaman yang dilakukan oleh Bripka Edi Purwanto terhadap pengguna mobil di Palembang.
Viralnya video tersebut lantaran Bripka Edi Purwanto mengancam pemobil menggunakan senjata tajam. Polda Sumsel yang mendapat informasi tersebut langsung mengambil langkah tegas.
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Drs Supriadi menegaskan jika polisi adalah pengayom dan pelindung masyarakat sehingga perlu menahan diri dari tindakan-tindakan yang merusak nama baik institusi.
“Semestinya jika ada hal-hal yang tidak sesuai hati, alangkah baiknya kita bicarakan secara baik-baik kepada masyarakat, bukan justru melakukan tindakan yang mencoreng citra institusi Polri,” tegas Kombes Pol Supriadi, Selasa (19/12/2023).
Sejak video tersebut viral, warganet mencari tahu siapa sosok Bripka Edi Purwanto dan bagaimana rekam jejaknya.
Profil Bripka Edi Purwanto
Menurut informasi yang beredar, Edi Purwanto adalah seorang polisi berpangkat Bripka yang sedang bertugas di Polsek Muara Padang, Polres Banyuasin, Sumsel.
Rasa penasaran warganet terhadap Edi Purwanto cukup tinggi lantaran ia diketahui menggunakan mobil mewah merek Alphard, sementara anaknya naik Fortuner.
Awal terjadi pengancaman dimulai ketika anak Bripka Edi yang menggunakan mobil Fortuner mengalami tabrakan dengan pengendara mobil lain, Senin, (18/12/2023).
Baca Juga: Punya Alphard-Fortuner, Segini Gaji Bripka Edi yang Ancam Pemobil Pakai Sajam
Kemudian, Bripka Edi mengurus kecelakaan anaknya dengan menggunakan mobil Alphard, hingga terjadilah pengancaman tersebut. Salah seorang penumpang di mobil langsung merekam aksi Bripka Edi yang sedang melakukan pengancaman.
Alhasil, korban pun memilih untuk meninggalkan lokasi kejadian dan langsung membuat laporan ke SPKT Polrestabes Palembang.
"Kami ini tabrakan di Simpang Polda, yang bawa mobil anaknya belom ada SIM. Anaknya perempuan ini nelepon bapaknya. Kami tunggu bapaknya datang. Waktu bapaknya datang, masih belum clear masalah ini," tulis penggugah video.
Belakangan diketahui nama korban pengancaman dalam video tersebut adalah Dodi Tisna Amijaya (34).
Saat ini Edi Purwanto sedang diproses secara hukum sesuai dengan pasal 335 KUHP tentang pengancaman yang dikenakan padanya.
"Yang bersangkutan dinas di Polsek Muara Padang, pangkatnya Bripka mas. Bripka Edi Purwanto, " ujar Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Haryo Sugihartono, Selasa (19/12/2023).
Namun, saat ini kasusnya sedang ditangani oleh pihak Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sumsel.
Perihal apakah pelaku terancam PTDH, menurutnya itu menjadi ranah propam karena pihaknya menangani masalah pidananya saja.
"Kalau di kami ini proses tindak pidananya saja mas, kalau PTDH nya itu ranah Propam,” ujarnya.
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Berita Terkait
-
Punya Alphard-Fortuner, Segini Gaji Bripka Edi yang Ancam Pemobil Pakai Sajam
-
Naik Alphard, Segini Gaji dan Tunjangan Bripka Edi Purwanto yang Ancam Pemobil Pakai Sajam
-
Potret DJ Sinta Mispan, Sempat Bikin Heboh Viral Video Dugem di Kampus hingga Beri Klarifikasi
-
Biodata dan Agama Brigpol Rendy Tuejeh, Namanya Dicatut Buat Ejek Korban Erupsi Gunung Marapi
-
Emiten Ini Garap Sistem Teknologi LRT Palembang
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara