Suara.com - Bripka Edi Purwanto, personel Polres Banyuasin menjadi tersangka kasus pengancaman per Selasa (19/12/2023). Ia mengancam seorang pemobil dengan menggunakan senjata tajam atau sajam di Palembang, Sumatera Selatan.
Aksi itu dilakukan usai putrinya yang mengendarai mobil Fortuner BG 99 ED mengalami tabrakan dengan pemobil pada Senin (18/12/2023). Edi yang tak terima langsung datang menghampiri korban hingga terjadi pengancaman.
Ia lalu diamankan oleh Polrestabes Palembang dan mengakui perbuatannya. Meski begitu, gaji serta tunjangannya sebagai polisi berpangkat Bripka menuai penasaran. Terlebih saat beraksi, ia membawa mobil Alphard dan anaknya yang naik Fortuner.
Gaji dan Tunjangan Bripka Edi
Besaran gaji Polri termasuk untuk Bripka Edi diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2019. Sistem ini mengklasifikasikan masa kerja polisi ke beberapa golongan. Adapun pangkat Bripka masuk Golongan II atau Bintara.
Masa kerja tertinggi Golongan II hingga IV adalah 32 tahun dan untuk Golongan I sampai 28 tahun. Menariknya lagi, semakin tinggi masa kerja seorang anggota Polri, maka semakin tinggi pula besaran gaji yang diterima tiap bulan.
Bripka Edi sendiri diberikan gaji sebesar Rp Rp2.307.400 - Rp3.791.700. Besaran ini disesuaikan dengan pangkatnya, Brigadir Polisi Kepala. Adapun berikut selengkapnya daftar gaji per bulan anggota Polri Golongan II atau Bintara.
Brigadir Polisi Dua (Bripda): Rp2.103.700 - Rp3.457.100
Brigadir Polisi Satu (Briptu): Rp2.169.500 - Rp3.565.200
Baca Juga: Baliho Prabowo-Gibran Nangkring di Atas Pos Polisi di Mojokerto, Bawaslu: Sudah Ditindak
Brigadir Polisi (Brigpol): Rp2.237.400 - Rp3.676.700
Brigadir Polisi Kepala (Bripka): Rp2.307.400 - Rp3.791.700
Ajun Inspektur Polisi Dua (Aipda): Rp2.379.500 - Rp3.910.300
Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu): Rp2.454.000 - Rp4.032.600
Tak hanya gaji pokok, Bripka Edi juga menerima berbagai tunjangan. Hal ini tercantum dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 103 Tahun 2018. Berikut rincian besaran tunjangan yang dibagi menjadi beberapa kelas jabatan.
Kelas Jabatan 1: Rp1.968.000
Berita Terkait
-
Baliho Prabowo-Gibran Nangkring di Atas Pos Polisi di Mojokerto, Bawaslu: Sudah Ditindak
-
Suka Bolos Kerja hingga Terlibat Narkoba, 3 Anggota Polres Metro Jakut Dipecat, Ini Tampangnya!
-
Tilang Manual Ditiadakan Selama Libur Nataru, Polisi Diminta Tetap Tegas
-
Blak-blakan Kasus di Sidang Praperadilan, Penyidik Bareskrim: Semoga Menjawab Kegalauan Firli Bahuri!
-
Bos Travel dan Anaknya Tewas Membusuk di Koja, Kasusnya Disetop Polisi, Kok Bisa?
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan