Suara.com - Pada saat Natal beberapa orang biasanya akan menghabiskan waktu bersama keluarga, berdoa di gereja, saling bertukar kado, dan melakukan berbagai perayaan lainnya. Hal ini dilakukan untuk menyambut sukacita perayaan Natal.
Sementara itu, biasanya berbagai negara memiliki tradisi perayaan yang berbeda-beda. Setiap negara memiliki ciri khas tersendiri dalam merayakan hari Natal. Biasanya tradisi yang dilakukan sudah ada sejak lama dan terus diadakan secara turun-temurun.
Namun, siapa sangka jika pada beberapa perayaan yang ada di sebagian negara justru sangat tidak biasa dan unik. Beberapa perayaan ini menjadi hal yang sangat unik dan menarik perhatian saat Hari Natal. Lantas apa saja perayaan natal yang tidak biasa dan unik di berbagai belahan dunia?
Melansir laman Holiday Extras, berikut beberapa tradisi perayaan natal unik dan tidak biasa di berbagai belahan dunia.
1. Bad Sinterklas (Austria)
Di Austria, terdapat perayaan yang dikenal dengan sebutan Bad Sinterklas alias Sinterklas yang buruk. Tradisi satu ini yaitu di mana Sinterklas yang dikenal sebagai sosok ramah justru akan terlihat sangat jahat. Mereka akan terlihat menyeramkan dan mengerikan dari biasanya. Nantinya Sinterklas yang buruk ini akan terjun ke jalanan mencari anak-anak yang berperilaku buruk.
2. A Cobweb Christmas (Ukraina)
Di Ukraina terdapat perayaan A Cobweb Christmas alias Natal Jaring Laba-laba. Sayang satu ini bermula dari cerita rakyat mengenai janda miskin yang tidak mendekorasi pohon natal untuk anak-anaknya. Sebab hal tersebut jaring laba-laba dibuat untuk membawa keberuntungan agar anak-anak di Ukraina tidak sedih seperti kisah janda miskin.
3. Colonel Santa (Jepang)
Baca Juga: Amankan Ibadah Misa Natal, Kapolri Ajak NU-Muhammadiyah Ikut Jaga Gereja
Di Jepang terdapat perayaan natal dengan nama Colonel Santa. Perayaan ini berawal dari restoran cepat saji KFC yang membuat slogan untuk Natal. Nantinya masyarakat akan datang ke KFC setempat untuk menikmati hidangan spesial khusus Natal.
4. Pickle in the tree (Jerman)
Di Jerman terdapat tradisi natal yang disebut "Pickle in The Tree". Pada perayaan ini, nantinya masyarakat akan menyembunyikan acar di suatu dahan pohon. Mereka yang dapat menemukan acar tersebut akan mendapat hadiah khusus. Hal ini akan menjadi momen yang menyenangkan bagi anak-anak untuk merayakan Natal bersama keluarga.
5. Roller Skate Mass (Karakas)
Di daerah Karakas Venezuela, terdapat perayaan yang bernama Roller Skate Mass. Dari sini nantinya masyarakat akan melakukan Misa dengan sepatu roda pada pagi hari saat Natal. Bahkan, sepatu roda yang dikenakan sudah dipasang pada saat mereka tertidur Pada malam harinya. Dengan begitu, saat mereka terbangun masyarakat sudah siap untuk melakukan Misa dengan sepatu roda.
6. Festive Sauna (Finland)
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard