1. Amerika Serikat
CCS telah beroperasi sejak tahun 1972 di AS, di mana beberapa pabrik gas alam di Texas telah menangkap dan menyimpan lebih dari 200 juta ton CO 2 di bawah tanah.
Proyek pertama bernama Terrel Natural Gas Plant yang mulai beroperasi di tahun 1972 dengan daya tampung karbondioksida (CO2) mencapai 0,5 juta ton per tahun. Sementara itu, proyek kedua bernama Shute Creek Plant Gas yang beroperasi di tahun 1986 dengan kapasitas penampungan CO2 mencapai 0,7 juta ton per tahun.
2. Kanada
CCS pertama diterapkan di Kanada bernama Quest Oil dan Gas Field yang mulai beroperasi pada tahun 2015. Pada proyek itu bisa menampung CO2 mencapai 1 juta ton per tahun. Lalu ada proyek CCS kedua yang bernama Alberta Carbon Trunk Line yang mulai beroperasi dan mampu menampung mencapai 0,6-1 juta ton CO2 per tahun.
3. Arab Saudi
Sama halnya dengan Kanada, Arab Saudi memulai proyek pertamanya yakni di tahun 2015 dengan nama Uthmaniyah CO2-EOR. Adapun proyek ini mempunyai kapasitas penampungan CO2 mencapai 0,8 juta ton.
4. China
China memulai proyek CCS/CCUS pertamanya di tahun 2018 dengan proyek Jilin oilfield CO2- EOR. Proyek ini sendiri mempunyai kapasitas penampungan CO2 mencapai 0,6 juta ton per tahun.
Baca Juga: Senyum Sinis Mahfud MD Saat Debat Diungkap Pakar Mikroekspresi, Begini Analisanya
5. Australia
Setahun setelah China, Australia menyusul memulai proyek CCS/CCUS pertamanya di tahun 2019 dengan nama proyek Gorgon CO2-EOR. Proyek ini mempunyai kapasitas penampungan CO2 yang cukup besar untuk saat ini yaitu mencapai 3,4-4 juta ton per tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Dua Jam Lawan Kebakaran, Damkar Padamkan Api yang Hanguskan Rumah Warga Jombang
-
Sistem Kelistrikan Flores Diklaim Pulih Total Usai Gempa M7,7
-
Tak Banyak yang Tahu, Pramono Anung Ternyata Punya Peran Khusus di Antara Megawati dan SBY
-
Pertamina NRE dan CRecTech akan Bangun Pabrik Percontohan Bio-Metanol di Sumut
-
BPK Apresiasi Transformasi Kementerian Hukum, Tata Kelola Terus Didorong Menguat
-
IHSG Meluncur Turun di Awal Sesi ke Level 6.300, Emiten Haji Isam Ambruk
-
Kado Kemerdekaan, Gubernur Sultra Turunkan Pajak Kendaraan Lama hingga 23 Persen
-
Harga Pupuk Turun 20 Persen, Petani Padi Sumedang Terbantu Tekan Biaya Produksi
-
253 Ton Logistik Telah Dikirim ke NTT, Kapal Rumah Sakit Segera Berlabuh
-
Dorong Pencegahan Penyakit, Waketum PSI Sebut Program Cek Kesehatan Gratis Perlu Diperkuat