- Indeks Harga Saham Gabungan melemah 1,14 persen ke level 6.376 pada perdagangan Rabu pagi, 19 Agustus 2026.
- BRI Danareksa Sekuritas memproyeksikan pergerakan indeks terbatas akibat sentimen domestik seperti suku bunga Bank Indonesia dan Utang Luar Negeri.
- Secara teknikal, indeks memiliki potensi aksi ambil untung dengan level support 6.400 dan resistance di rentang 6.490.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) meluncur turun pada awal perdagangan, Rabu, 19 Agustus 2026. IHSG melemah ke level 6.408
Mengutip data Stockbit hingga pukul 09.05 WIB, IHSG masih terus longsor 1,14 persen ke level 6.376.
Pada perdagangan waktu itu sebanyak 2,76 miliar lembar saham diperdagangkan dengan nila transaksi mencapai Rp943,02 miliar serta frekuensi sebesar 177.140 kali.
Di waktu itu, terdapat 170 saham menghijau, sedangkan, 324 saham merosot. Sisanya, 469 saham masih belum bergerak alias stagnan.
Adapun, berikut beberpa saham yang Top Gainer dan Loser di waktu itu:
Top Gainer
- APLI
- KIJA
- STAR
- WEGE
- BSDE
Top Loser
- FAST
- BAIK
- JARR
- PGUN
- TEBE
- BYAN
Proyeksi IHSG
BRI Danareksa Sekuritas memproyeksikan IHSG bergerak terbatas hari ini. Investor akan mencermati sejumlah sentimen domestik dan global, termasuk hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) mengenai arah suku bunga.
Investor juga mencermati rilis Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia kuartal II-2026 yang mencapai 454,4 miliar dolar AS serta arah kebijakan fiskal dalam RAPBN 2027.
Sementara dari eksternal, perhatian pasar tertuju pada perkembangan ekonomi China dan Jepang, ketegangan Amerika Serikat (AS)-Iran, serta FOMC Minutes untuk melihat arah kebijakan The Fed menjelang September.
Secara teknikal, IHSG membentuk gap up dan ditutup di level 6.449,83. Namun, candle terakhir membentuk shooting star di area previous high 6.491.
Kondisi tersebut mengindikasikan adanya potensi aksi ambil untung atau profit taking di sekitar level resistance.
Berdasarkan proyeksi tersebut, IHSG diperkirakan memiliki level support di rentang 6.400-6.430, sedangkan resistance berada di level 6.490.
Selama IHSG mampu bertahan di atas level 6.400, struktur bullish jangka pendek masih terjaga dengan peluang kembali menguji level 6.490.
Namun, jika gagal bertahan di area tersebut, IHSG berpotensi mengalami pullback dan memasuki fase konsolidasi.
Adapun sejumlah saham yang menjadi pilihan untuk dicermati investor pada perdagangan hari ini adalah EMTK, ADRO, dan BWPT.