Suara.com - Ketua KPK nonaktif Firli Bahuri mengungkap dugaan pengancaman yang dilakukan Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Karyoto, dalam kasus korupsi di Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA).
Hal ini disampaikan Firli dalam sidang praperadilannya setelah ditetapkan sebagai tersangka pemerasan. Tak main-main, Firli menuding Karyoto mengancam hampir semua pimpinan KPK diduga demi melindungi Muhammad Suryo di kasus korupsi DJKA.
Kuasa hukum Firli, Ian Iskandar, menyebutkan beberapa nama pimpinan KPK yang diduga diancam Karyoto, yakni Nawawi Pomolango, Nurul Ghufron, hingga Johanis Tanak. Sementara itu Pimpinan KPK lainnya, Alexander Marwata, disebut cuma menerima cerita dugaan pengancaman tersebut dari Nawawi Pomolango.
Alexander sendiri mengaku mendengar adanya ancaman tersebut. Namun Alexander rupanya tidak menerima ancaman serupa sebagaimana dialami oleh rekan pimpinan KPK yang lain.
“Pak Alex nggak pernah diancam? Kebetulan yang bersangkutan atau saya, nggak punya nomor HP-nya. Enggak pernah ditelepon saya,” ucap Alexander yang mengaku bebas dari dugaan pengancaman lantaran tidak mempunyai nomor ponsel Karyoto, dikutip pada Senin (25/12/2023).
Bila mempertimbangkan komposisi pimpinan KPK saat ini, maka Alexander menjadi satu-satunya figur yang diduga tidak diancam oleh Karyoto. Lantas siapa sebenarnya Alexander Marwata hingga diduga tidak menerima ancaman dari Karyoto?
Biodata Lengkap Alexander Marwata
Alexander Marwata merupakan salah satu Pimpinan KPK periode 2019-2023, meski dirinya sebenarnya mulai menjabat sebagai Wakil Ketua KPK sejak tahun 2015.
Alexander dilahirkan di Klaten, Jawa Tengah pada 26 Februari 1967. Alexander mengenyam pendidikan tidak jauh dari kampung halamannya, yakni di SD Plawikan I Klaten, SMP Pangudi Luhur Klaten, dan SMAN 1 Yogyakarta.
Baca Juga: Segini Kekayaan Muhammad Suryo, Diduga Sosok yang Bikin Irjen Karyoto Berani Ancam KPK
Baru setelahnya Alexander menempuh pendidikan D4 Akuntansi di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN). Alexander juga kemudian berkuliah di S1 Ilmu Hukum Universitas Indonesia serta melanjutkannya ke jenjang S2 Ilmu Hukum di Universitas Katolik Atma Jaya Jakarta dan lulus pada tahun 2017.
Sebelum terjun sebagai penegak hukum, Alexander mengabdi selama 24 tahun di Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) periode 1987-2011.
Lalu pada tahun 2010, Alexander menjabat sebagai Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Kanwilkumham DI Yogyakarta. Dua tahun setelahnya, Alexander diangkat menjadi Kepala Divisi yang sama di kantor Sumatera Barat.
Saat itu Alexander juga sekaligus menjabat sebagai Direktur Penguatan HAM di Dirjen HAM Kemenkumham. Lalu setelahnya Alexander menjadi Hakim Ad Hoc di Pengadilan Tinggi Tipikor Jakarta serta hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
7 Sepatu Running Lokal Kembaran Asics Ori, Bukan KW tapi Kualitas Dunia
-
Mandelic Acid vs Lactic Acid, Mana yang Lebih Aman untuk Lansia Hilangkan Flek Hitam?
-
Wajah Tetap Lembap, 5 Moisturizer untuk Menenangkan Kulit Setelah Eksfoliasi
-
7 Day Cream dengan SPF untuk Ibu Rumah Tangga, Mulai Rp20 Ribuan
-
5 Kombinasi Serum dan Moisturizer yang "Haram" Dipakai Bersamaan, Apa Saja?
-
5 Bedak Tabur Lokal yang Efektif Menyamarkan Pori-Pori Besar
-
5 Spot Treatment untuk Atasi Flek Hitam dan Kerutan, Mulai Rp50 Ribuan
-
5 Sepeda Lipat Listrik untuk Mobilitas Harian, Gesit di Jalanan Kota
-
5 Rekomendasi Bedak Tabur untuk Mengontrol Sebum, Wajah Bebas Kilap Seharian
-
Bye Wajah Kusam, Ini 5 Sunscreen untuk Meratakan Warna Kulit di Indomaret Mulai Rp20 Ribu