Suara.com - Debat cawapres hingga kini masih menjadi perbincangan publik. Perhelatan itu merupakan momen yang paling ditunggu-tunggu masyrakat untuk melihat kompetensi masing-masing calon.
Tentu saja pada acara itu terdapat banyak hal yang menarik perhatian publik. Salah satunya adalah pembangunan IKN.
Seperti yang diketahui, kalau keputusan pemindahan ibu kota dari DKI ke IKN kerap menuai pro kontra. Hal itu bermula ketika pemilihan lokasi IKN hingga pengesahan UU yang dinilai terburu-buru.
Namun, dalam debat cawapres beberapa hari yang lalu. Gibran Rakabuming Raka dan Mahfud MD setuju untuk melanjutkan pembangunan IKN sebagai warisan kepemimpinan Presiden Jokowi.
Sebelum membahas lebih lanjut mengenai definisi IKN dan keunikannya. Mari kita bahas mengenai asal-usul nama Nusantara yang dipilih menjadi nama ibu kota baru.
Asal-Usul Nama Nusantara
Jika merujuk pada KBBI, Nusantara adalah sebutan nama bagi seluruh wilayah Kepulauan Indonesia. Akar nama ini berasal dari kata nusa yang artinya pulau dan antara yang berarti luar atau seberang.
Nama Nusantara ini sudah digunakan sejak era Majapahit pada abad 13.-15 yang dikenal sebagai penguasa adidaya pada masanya. Melansir dari buku Menggengga Nusantara Raya yang ditulis oleh Abdurrahman Misno,dkk nama Nusantara ini diketahui terus mengalami perkembangan.
Pertama, Nusantara pernah dipakai untuk sumpah palapa ole Mahapatih Gajah Mada tahun 1336. Dengan bunyi sumpah seperti ini.
Baca Juga: Jadi Polemik, Ini Fungsi 3 Mikrofon Yang Dipakai Gibran Saat Debat Cawapres
"Lamun huwus kalah Nusantara ingsun amukti palapa, lamun kalah ring Gurun, ring Seram, Tanjungpura, ring Haru, ring Pahang, Dompo, ring Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, samana ingsun amukti palapa (Jika telah mengalahkan Nusantara, saya (baru akan) melepaskan puasa. Jika mengalahkan Gurun, Seram, Tanjung Pura, Haru, Pahang, Dompo, Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, demikianlah saya (baru akan) melepaskan puasa)."
Nusantara dipahami sebagai kumpulan pulau yang terletak di luar Jawa seperti Kalimantan, Sulawesi, Semenanjung Malaya, hingga Filipina.
Pada masa Majapahit ini Nusantara diartikan sebagai daerah-daerah yang lain. Majapahit hanya menguasai daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur, tidak seluruh Indonesia.
Nama Nusantara juga memiliki istilah yang sinonim yang disebut sebagai Dwipantara. Hal itu pernah disebutkan oleh Raja Singasari tahun 1275. Istilah lengkapnya yaitu Cakrawala Mandala Dwipantara. Dwipantara adalah kata dalam bahasa Sansekerta untuk kepulauan antara.
Ki Hajar Dewantara juga pernah mengusulkan nama Nusantara sebagai alternatif nama negata yang akan dibentuk setelah kekuasaan Hindia Belanda.
Nusantara dipakai untuk pengertian antropo-geografik maupun politik, misalnya di Indonesia dikenal dengan istilah Wawasan Nusantara.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Apakah Boleh Menangis di Makam saat Ziarah? Ini Adab Sesuai Anjuran Rasulullah SAW
-
Apakah Sunscreen Bisa Memutihkan Wajah? 4 Rekomendasi Tabir Surya Mengandung Niacinamide
-
Elegi Gula Semut, Asa Baru Ekonomi Hijau di Jantung Sabu Raijua
-
4 Sunscreen Tanpa Kandungan Alkohol dan Parfum, Minim Risiko Kulit Iritasi
-
5 Moisturizer Alternatif Cerave untuk Atasi Skin Barrier Rusak, Kulit OTW Mulus Kembali
-
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
-
4 Skincare Lacoco untuk Hempaskan Noda Hitam, Brand Lokal Rasa Premium
-
Setelah Serum Boleh Pakai Moisturizer? Ini 5 Pelembap Terbaik yang Mudah Menyerap
-
BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
-
Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam