Aksi anarkis ini pun masih terus terjadi hingga menjelang pukul 17.00 WIB ketika ratusna pengungsi Rohingya dipaksa naik ke truk truk pengangkut mereka menuju Kantor Kemenkumham Aceh.
Ratusan pengungsi Rohingya ini pun berpasrah diri dengan menangis dan bersujud-sujud dengan para mahasiswa yang menyeret mereka masuk ke truk, namun hal ini tetap tak membuat para mahasiswa iba. Ketegangan pun terus terjadi hingga para petugas keamanan datang dan mengamankan situasi.
5. Aksi mahasiswa disoroti publik dan media asing
Video aksi anarkis pengusiran pengungsi Rohingya yang dilakukan para mahasiswa ini pun viral di media sosial. Hal ini dianggap mencoreng nama baik Indonesia di mata dunia, terlebih lagi Indonesia menjadi salah satu negara yang bersedia menampung para pengungsi sebelumnya.
Kritik pedas pun dilontarkan warganet di media sosial yang miris dengan aksi anarkis ini.
"Apa bedanya kalian dengan kelompok beringas tak berpendidikan? Almamater kalian itu simbol pendidikan tinggi, tapi mental kalian bi*dab" tulis akun @herricahyadi di Twitter.
"Percuma ilmu tinggi tapi adab nol besar," tulis warganet lainnya.
6. Menko Polhukam Mahfud MD kerahkan pasukan untuk beri tempat aman ke pengungsi
Pasca aksi pengusiran oleh mahasiswa Aceh ini, ratusan pengungsi pun sempat terlantar di Kantor Kemenkumham Aceh. Hal ini pun langsung direspon Menko Polhukam, Mahfud MD. Mahfud pun sudah mengerahkan aparat keamanan untuk menempatkan para pengungsi di tempat yang lebih aman.
Baca Juga: Sejarah Rohingya dan Konfliknya di Myanmar, Kini Diusir Paksa oleh Mahasiswa Aceh
"Hari ini saya sudah ambil keputusan dengan berpesan kepada aparat keamanan untuk menempatkan para pengungsi di tempat yang lebih aman. Ada yang di gedung Palang Merah Indonesia, ada juga yang di gedung Yayasan Aceh. Sudah koordinasi juga dengan pak Jusuf Kalla selaku Ketua PMI Pusat," ungkap Mahfud saat ditemui di Ponpes Al-Khonizy pada Kamis (28/12/2023) pagi.
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
Komentari Berita Rohingya, Bahasa Inggris Ustaz Yusuf Mansur Jadi Candaan Warganet
-
Tak Bisa Asal Usir Rohingya, Begini Posisi Indonesia Terkait Pengungsi Menurut Dirjen Imigrasi
-
Sejarah Rohingya dan Konfliknya di Myanmar, Kini Diusir Paksa oleh Mahasiswa Aceh
-
Media Asing Soroti Aksi Mahasiswa Aceh Usir Paksa Rohingya: Kedatangan Pengungsi Disambut Permusuhan
-
Viral Massa Mahasiswa Bubarkan Rohingya Di Aceh, Ibu-Anak Pengungsi Menangis Ketakutan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
4 Cara Atasi Pompa Air yang Harus Dipancing Terus-menerus
-
4 Posisi Kamar Mandi yang Baik Menurut Feng Shui agar Hunian Lebih Nyaman
-
Kota Semakin Panas: Penelitian Ini Tunjukkan Atap Putih Bisa Bantu Turunkan Suhu
-
Berapa Lama Hasil Viva Whitening Cream Terlihat? Simak Manfaat dan Ulasannya
-
Perbedaan Pompa Air Shimizu PS-135 E dan PL-138 BIT, Mana yang Paling Awet?
-
Day Cream Viva untuk Kulit Apa? Ini 2 Pilihan Lengkap dengan Review Pengguna
-
5 Parfum Aroma Teh yang Awet Menurut Review, Ada yang Tahan sampai 12 Jam
-
Intip Jajaran Direksi RANS Entertainment yang Segera IPO, Ini Jabatan Nagita Slavina
-
Ciri-Ciri Rumah Pembawa Rezeki Menurut Feng Shui, Konon Bikin Hoki Mengalir
-
5 Kulkas Tanpa Bunga Es Harga Rp3 Jutaan, Hemat Listrik dan Anti Bau