Suara.com - Akhir tahun 2023 dan tahun baru 2024 tinggal hitungan hari, mayoritas masyarakat Indonesia merayakan tahun baru dengan suka cita. Apakah merayakan Tahun Baru Masehi menurut hukum Islam boleh?
Merayakan tahun baru masehi menurut hukum islam kerap jadi perdebatan, karena kerap dikaitkan dengan hadist Nabi Muhammad SAW yang mengatakan 'Barang siapa menyerupai suatu kaum, maka dia menjadi bagian daripadanya,'. Jadilah banyak umat islam khawatir dianggap menyalahi akidah atau ketuhanan.
Hal ini sebagaimana diterangkan Cendekiawan Islam Institut Islam Toronto Kanada, Syekh Ahmad Kutty menyebutkan jika tahun baru dikaitkan dengan ritual keagamaan maka perayaan tersebut dilarang dan tidak boleh diikuti.
"Tapi jika perayaan tahun baru hanya sekadar mengungkap kegembiraan dan rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat maupun rezeki yang diberikan di momen tahun baru, maka kegiatan ini tidak dilarang dalam islam," ujar Syekh Ahmad melansir About Islam, Sabtu (30/12/2023).
Sehingga kesimpulannya, jika merayakan tahun baru dengan ritual keagamaan berkaitan pergantian tahun masehi, maka tidak diperbolehkan karena masuk kategori bid'ah.
Pemahaman yang sama juga disampaikan Katib Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jombang, Ahmad Samsul Rijal bahwa pergantian tahun baru masehi tidak punya makna khusus hanya momen pergantian tahun saja, termasuk juga dari sudut pandang sosial hidup di tengah keragaman agama, budaya dan tradisi.
"Maka, banyak ulama yg berfatwa, tidak ada larangan mengucapkan atau merayakan tahun baru. Artinya, boleh dilakukan dalam kehidupan sosial (mubah) dan tidak masuk dalam kategori bid’ah (tidak Sunnah), bahkan bila dalam merayakannya ada kebaikan yang muncul, maka kegiatan itu menjadi kebaikan," jelas Rijal melansir NU Online.
Rijal juga mengakui, momen tahun baru masehi sebaiknya diungkap dengan rasa syukur, kesempatan dan harapan baru untuk jadi pribadi yang lebih baik. Sehingga kata dia, alangkah baiknya momen perayaan diisi dengan rasa syukur.
"Mulai dari apa yang kita jalani selama ini di tahun sebelumnya hingga rezeki yang patut disyukuri. Bila disadari banyak kemudharatan, tentu perlu memperbanyak Istighfar, taubatan nasuha serta niatan untuk menjadi lebih baik di tahun berikutnya," terangnya.
Baca Juga: Egy Maulana Vikri Dicibir Gegara Samakan Adiba dengan Ibunda, Begini Hukumnya Menurut Islam
Ia juga tegas melarang tahun baru masehi diisi dengan perbuatan maksiat yang dilarang dalam islam, seperti mengonsumsi minuman beralkohol, seks bebas hingga menggunakan narkoba yang membahayakan diri sendiri dan orang sekitar.
Berita Terkait
-
Ria Ricis Bongkar Aib Suami Usai Ngaku Dianggurin Teuku Ryan, Padahal Dilarang Menurut Hukum Islam?
-
Ria Ricis Curhat 'Dianggurin' Teuku Ryan Sejak Hamil, Gimana Hukum Islam Hubungan Seks Saat Istri Mengandung?
-
Pinkan Mambo Tuai Cibiran Karena Sering Gonta-ganti Agama, Menurut Hukum Islam Bolehkah Begitu?
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Bosan ke Ragunan? 5 Destinasi Wisata Murah di Jakarta yang Bikin Liburan Hemat dan Berkesan!
-
Kapan Pendaftaran UTBK 2026? Cek Jadwal Lengkap hingga Rincian Biaya yang Diperlukan
-
Khutbah Jumat Bulan Syawal Menyentuh Hati: 7 'Penyakit' Pasca-Ramadan yang Wajib Diwaspadai
-
6 Shio Paling Hoki dan Panen Rezeki pada 26 Maret 2026, Kamu Termasuk?
-
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan, Mimpi Menuju Jalanan Indonesia yang Bersih
-
Niat Puasa Syawal Sekaligus Senin Kamis dan Qadha Ramadhan, Bolehkah Digabung?
-
One Way Arus Balik Lebaran Jalur Pantura sampai Tanggal Berapa?
-
Promo Alfamidi Pekan Ini 23-29 Maret 2026: Diskon Susu, Snack, hingga Kebutuhan Rumah Tangga
-
Cara Cerdas Menyetok Ulang Kebutuhan Rumah Pasca Lebaran
-
Berapa Harga Parfum Dior Ori? Ini 5 Varian Berkelas dengan Harga Lebih Terjangkau