Suara.com - Usai menjalankan ibadah umrah bersama suaminya Tiko Aryawardhana, Bunga Citra Lestari (BCL) tampak masih menikmati momen liburan di Arab Saudi. Lewat Instagram, ia pun mengunggah momen mengunjungi daerah Al Ula yang jaraknya sekitar 300 km dari utara Madinah.
Namun potret liburan BCL di Al Ula langsung membuat netizen ribut. Pasalnya kota Al Ula dikatakan sebagai tempat 'terkutuk' yang dilarang Rasulullah SAW untuk dikunjungi.
Menurut sebuah riwayat, larangan mengunjungi itu bermula pada tahun 9 Hijriah saat Rasulullah SAW hendak melewati Al Ula saat Perang Tabuk pada tahun 9 Hijriah.
Al Ula atau yang dikenal juga sebagai Madain Saleh diketahui menjadi tempat turunnya azab Allah untuk Kaum Tsamud.
Kendati demikian, pemerintah Arab Saudi semakin serius menggarap Al Ula sebagai tempat wisata. Turis dari berbagai penjuru dunia pun tertarik untuk datang, termasuk mereka yang beragama Islam.
Lantas, apa hukumnya seorang muslim mengunjungi Al Ula atau Madain Saleh?
Pertanyaan tersebut pernah dijawab oleh Ulama Arab Saudi, Sheikh Assim Al Hakeem. Dijelaskan bahwa Al Ula atau Madain Saleh memang daerah yang dilarang Rasulullah SAW untuk didatangi.
Jika seorang muslim terpaksa harus melewati tempat tersebut, maka harus dilalui secepat mungkin dalam keadaan menangis dan takut atas murka Allah.
Kendati demikian, saat ini Madain Saleh adalah nama yang diberikan untuk keseluruhan wilayah.
Baca Juga: BCL Pakai Mantel Punya Ashraf Sinclair Saat Umrah, Sikap Tiko Aryawadhana Dipuji: Berbesar Hati
"Saat ini Madain Saleh adalah nama yang diberikan untuk seluruh wilayah, namun daerah yang ditimpa azab dan siksa Allah adalah daerah yang terbatas," kata Sheikh Assim Al Hakeem, dikutip dari YouTube assimalhakeem, Jumat (12/1/2024)
Karena itu, bagi para muslim yang akan mengunjungi, sebaiknya bertanya pada ahli di sana mengenai area mana yang dilarang dimasuki.
"Sehingga harus menemui ahlinya dan bertanya kepada mereka di mana daerah ini, di mana bermula dan di mana berakhir, dan daerah yang tidak boleh dimasuki, tidak boleh didekati. Selain itu, tidak masalah, InsyaAllah," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Industri Kecantikan Lokal Terus Tumbuh, Inovasi Brand Lokal Makin Tak Terbendung
-
Daftar 6 Perusahaan Sampah yang Baru Disanksi DKI Jakarta, Total 11 Jasa Angkutan Kena
-
Nasaruddin Umar Tak Ikut Bursa Ketum PBNU, Pengamat: Momentum Jaga Independensi NU
-
Testimoni Pakar: Benarkah Kijang Innova Zenix Hybrid Mobil Keluarga Impian yang Sempurna?
-
Dari Hackathon ke Industri, Ericsson dan Komdigi Bangun Jalur Baru bagi Inovasi 5G dan AI
-
Rampung Disusun Pemerintah, Ini Batasan Kewarganegaraan Ganda Terbatas yang Segera Dibahas DPR
-
Nepal Terancam Banjir Bandang Susulan, Bendungan Danau Tibet Berisiko Jebol
-
Pertumbuhan Ekonomi dan Ilusi Keberhasilan Pembangunan
-
Ahmad Muzani Ungkap Keinginan Presiden Prabowo: PPHN Sebaiknya Diatur Lewat TAP MPR
-
Dalih BPS Masukkan Tukang Becak ke Desil 9