Pihak kepolisian baru saja melakukan penangkapan terhadap seseorang berinisial AWK (23) yang diduga melakukan pengancaman di media sosial terhadap Anies Baswedan dengan akun TikTok miliknya menggunakan foto profil bergambar Prabowo.
Atas adanya hal tersebut, Menko Polhukam sekaligus cawapres nomor urut 3 Mahfud MD memberikan komentar terkait dengan penangkapan pria yang mengancam akan menembak Anies Baswedan melalui media sosial. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan hal yang sama karena polisi pasti akan segera bertindak.
Sebelumnya, Anies Baswedan mendapatkan sejumlah ancaman di media sosial setelah penampilannya dalam debat capres pada Minggu (7/1/2024) yang menuai reaksi negatif kubu Prabowo Subianto.
Lantas, seperti apakah kronologi AWK ancam tembak Anies sampai ditangkap? Simak informasi lengkapnya berikut ini.
Informasi ancaman tersebut terkuak dari cuitan pemilik akun X @sleepyuysloth yang mengunggah tangkapan layar berupa komentar di platform TikTok dengan komentar ancaman penembakan.
Polisi kemudian menyelidiki kasus ini dan menangkap pelaku berinisial AWK (23) di Jawa Timur pada Sabtu (13/1/2024). Saat ini, polisi sendiri tengah melakukan pemeriksaan terhadap AWK. Informasi terakhir, Polri memastikan bahwa pelaku tersebut tidak terafiliasi dengan pasangan calon (paslon) lain.
Dari hasil interogasi awal, pelaku telah mengaku dirinya adalah pemilik akun TikTok @calonistri17600. Ia juga membenarkan telah menuliskan komentar dengan nada pengancaman kepada Anies pada saat live di TikTok beberapa saat lalu.
Pelaku tersebut ditangkap atas kerja gabungan Subdit Siber Ditrkrimsus Polda Jatim yang dibackup oleh Direktorat Siber Bareskrim Polri, sampai saat ini AWK masih menjalani pemeriksaan intensif.
Tanggapan Anies Baswedan
Baca Juga: Program Anies Dukung Lansia di Indonesia Hidup Sejahtera, Ada Bantuan Sosial Khusus
Capres Anies Baswedan mengapresiasi kecepatan Polri dalam menangani kasus ini. Ia menyebut gerak cepat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah membuktikan pemilu dapat berjalan dengan kondusif dan damai.
Tak hanya itu, Anies menyebut ancaman yang membahayakan nyawa dan menggunakan kekerasan fisik sudah berada di luar batas kebebasan berpendapat dan berekspresi.
Berdasarkan penuturan Anies, tindakan Polri justru merupakan langkah untuk melindungi kebebasan berpendapat.
Pihak Prabowo Minta Pendukung Sampaikan Dukungan dengan Santun
Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka meminta agar para pendukung pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) nomor urut 2 tersebut mengungkapkan dukungan dengan santun.
Wakil Ketua TKN Prabowo-Gibran, Habiburokhman mengingatkan bahwa apa yang dianggap seorang pendukung bukan kategori mengancam, bisa jadi secara hukum memenuhi unsur-unsur pengancaman.
Ia juga menyebut, tidak menutup kemungkinan bahwa pelaku merupakan pendukung fanatik Prabowo yang tidak bisa mengendalikan dirinya.
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Berita Terkait
-
Program Anies Dukung Lansia di Indonesia Hidup Sejahtera, Ada Bantuan Sosial Khusus
-
Bela Anies yang Terus Disindir Habis oleh Prabowo, Said Didu: Kaset Kusut, Rakyat Tidak Sebodoh yang Anda Kira
-
Profil AWK: Pengancam Penembakan Anies Baswedan, Begini Nasibnya Sekarang
-
Berkunjung ke Lampung Timur Hari Ini, Berikut Tiga Agenda yang Didatangi Anies Baswedan
-
Ancaman Penembakan Anies Baswedan dari Live TikTok, Ganjar Pranowo Tegas: Laporkan Polisi!
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek