Suara.com - Karin Novilda, yang lebih dikenal dengan nama Awkarin, menjadi perhatian publik setelah secara terang-terangan menyatakan dukungannya untuk pasangan calon nomor 2, Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming. Bahkan, Awkarin turut serta dalam kampanye Gibran Rakabuming Raka di Ambon baru-baru ini.
Keputusan Awkarin mendukung Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming ternyata menimbulkan kritik dari sejumlah netizen. Dalam menghadapi reaksi tersebut, Awkarin berusaha menjelaskan alasan di balik pilihannya dalam ranah politik.
Melalui akun Twitter pribadinya, @awkarin, dia mencoba menjelaskan pemilihan politiknya. Awkarin berpendapat bahwa kontestasi pemilu seharusnya tidak menjadi pemicu pertikaian di antara sesama anak bangsa hanya karena perbedaan pilihan politik.
Menurutnya, hal ini sangat disayangkan jika para generasi muda harus kehilangan persahabatan hanya karena adanya perbedaan pandangan politik selama Pemilihan Presiden atau Pemilihan Umum.
Dalam sebuah postingan di Instagram Storynya. Awkarin juga sempat menjelaskan bahwa pertimbangan ia menjatuhkan dukungan salah satunya terpengaruh orang tua. Ia mengatakan bahwa ia terpengaruh besar dari ayahnya yang merupakan seorang dokter dan juga tentara.
"Mister Sulaiman ini akhirnya berpengaruh besar dalam tokoh yang gue mau pilih jadi pemimpin bangsa ini," demikian kata Awkarin.
Lantas siapa sebenarnya ayah Awkarin?
Awkarin, mertupakan anak sulung dari dua bersaudara, dari Mohamad Sulaiman Abidin, seorang dokter spesialis mata yang berpraktik di Siloam Hospitals, Cilandak Barat, Jakarta Selatan, dan SILC Lasik Center Jakarta. Ayahnya juga seorang kolonel dalam TNI Angkatan Laut.
Pendidikannya sebagai spesialis mata diselesaikan di Universitas Indonesia. Ia juga merupakan anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI), dengan fokus pelayanannya mencakup konsultasi kesehatan mata.
dr. M. Sulaiman Abidin, Sp.M, praktik sebagai dokter spesialis mata di Rumah Sakit Hermina Ciputat. Keahliannya mencakup pemeriksaan, perawatan, dan diagnosis untuk berbagai penyakit mata dan masalah penglihatan.
Selain itu, dr. Mohamad Sulaiman Abidin, Sp.M, juga memiliki kompetensi dalam melakukan operasi mata. Beberapa kondisi yang biasa ditangani melibatkan katarak, klepharitis, distrofi kornea, glaukoma, keratitis, cedera pada kornea, keratoconus, rabun dekat dan jauh, presbyopia, uveitis, penyakit vitreoretinal, termasuk retinopati diabetik dan degenerasi makula, tumor jinak, pseudotumor, dan pterygium.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan
-
Ridwan Kamil Siap-Siap, KPK Buka Peluang Panggil Lagi terkait Kasus Korupsi Bank BJB
-
Siswi Tertemper Kereta di Jurangmangu, 4 Perjalanan Commuter Line Terdampak