Suara.com - Nama Pinka Hapsari menjadi sorotan setelah dijodohkan dengan Thariq Halilintar usai menjadi pasangan ganda campuran dalam ajang olahraga beberapa waktu lalu. Perjodohan keduanya ini bermula karena keduanya terlihat sangat akrab dalam pertandingan.
Hal yang menjadi sorotan yakni karena Pinka Hapsari sendiri bukanlah sosok yang sembarangan. Ia merupakan anak dari Ketua DPR RI, Puan Maharani. Ia juga diketahui akan menjadi calon legislatif DPR RI pada Pemilu 2024 mendatang.
Tak hanya itu, Pinka Hapsari juga diketahui memiliki pendidikan mentereng. Pasalnya, sebagai cucu dari Megawati Soekarnoputri merupakan lulusan dari SOAS University, London, Ingrris. Ia berhasil menyelesaikan studinya pada tahun 2019 silam.
SOAS University sendiri diketahui merupakan salah satu universitas yang juga ternama di Inggris. Namun, biaya untuk pendidikan di universitas satu ini tidaklah sembarangan. Pasalnya, biaya pendidikan untuk belajar di SOAS University cukup mahal. Berikut rincian biaya yang harus dikeluarkan untuk menempuh pendidikan di SOAS University.
Program S1
1. Undergraduate (BA, BSc, LLB) atau Sarjana (S1)
Untuk pendidikan dalam negeri yakni sekitar Rp 182,6 juta. Untuk pendidikan di luar negeri yakni menghabiskan biaya sekitar Rp 434,1 juta.
2. BA/BSc Language Year Abroad (khusus bahasa tertentu)
Untuk pendidikan dalam negeri yakni sekitar Rp 27,3 juta. Untuk pendidikan di luar negeri yakni menghabiskan biaya sekitar Rp 217 juta.
Baca Juga: Pinka Hapsari Lulusan Mana? Cucu Megawati Punya Riwayat Pendidikan Mentereng
3. Study Abroad (Satu tahun penuh)
Untuk pendidikan dalam negeri yakni sekitar Rp 27,3 juta. Untuk pendidikan di luar negeri yakni menghabiskan biaya sekitar Rp 217 juta.
4. Study Abroad (Satu semester)
Untuk pendidikan dalam negeri yakni sekitar Rp 91,3 juta. Untuk pendidikan di luar negeri yakni menghabiskan biaya sekitar Rp 217 juta
Program S2
1. Postgraduate Taught (Masters). Band 1: Anthropology, Arts, History, Religions, Philosophy, Languages and Culture, Linguistics, East Asian Languages and Culture, Gender, Media, Development, Politics, Economics
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil