Suara.com - Sederet desainer Indonesia akan tampil dalam New York Fashion Week (NYFW) dengan membawa nama Indonesia NOW. Ajanng ini memperlihatkan kemajuan signifikan Indonesia dalam industri fashion internasional selama hampir 10 tahun terakhir.
Indonesia Now menjadi satu-satunya group show di Asia Tenggara yang memperoleh slot di NYFW, bersanding dengan negara-negara Asia lainnya seperti Concept Korea dan China.
Pada tahun 2024, Indonesia mendapat pengakuan sebagai "associate" dengan IMG New York Fashion Week, menandakan bahwa kehadiran Indonesia Now semakin dikenal dan diakui oleh industri fashion, khususnya di Amerika.
Salah satu brand yang tampil dalam NYFW adalah Alleira Batik, merek batik ternama yang mengusung tema batik modern dengan kualitas tinggi.
"Fusion Attractive menjadi salah satu koleksinya yang akan diperagakan oleh model berkebutuhan khusus Down Syndrome, Tiffany, pada tanggal 10 Februari 2024. Alleira Batik bekerja sama dengan Carys Cares, sebuah kolaborasi yang menggabungkan batik dan tenun, menciptakan inspirasi baru dalam dunia fashion," ujar Zakaria Hamzah dalam konferensi pers, Kamis, (1/2/2024), di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.
Kolaborasi juga terjadi antara Alleira Batik, ENDE, dan MUSUME. ENDE, merek tas mewah lokal yang didirikan pada tahun 2013, menampilkan keanggunan modern dengan sentuhan daya tarik budaya Indonesia. Mereka menghadirkan tas berkualitas tinggi yang mencerminkan kekayaan budaya Indonesia.
MUSUME, yang berarti 'anak perempuan' dalam bahasa Jepang, adalah merek sepatu yang menyampaikan pesan 'pemberdayaan perempuan'.
Sepatu mereka bergaya dan nyaman, menyuarakan pesan untuk terus maju, sejalan dengan visi mereka untuk menciptakan dan menyediakan sepatu yang bergaya tanpa memandang latar belakang, warna kulit, dan ukuran.
Kemudian, Catherine Njoo, desainer ternama asal Indonesia, juga tampil dalam NYFW dengan koleksinya yang menggambarkan kekuatan dan kecantikan wanita. Lahir pada 19 Oktober 1978 di Surabaya, Catherine Njoo telah menjadi sosok terkemuka di industri fashion. Koleksinya, 'The Power of Aphrodite', menampilkan gaun-gaun menakjubkan yang memancarkan keanggunan abadi.
Baca Juga: Berdandan Bak Alien, Katy Perry Pakai Gaun Rancangan Desainer Indonesia Mety Choa
Jeny Tjahyawati, desainer peraih penghargan yang fokus pada fashion muslim, juga memainkan peran penting dalam NYFW. Lulusan ASRIDE ISWI Jakarta dengan kecintaan pada fashion, Jeny telah membawa kontribusinya pada kebangkitan fashion muslim di Indonesia.
Dalam ajang ini, ia akan membawa koleksi Ratoh Jaroe Perpaduan Budaya Melayu Aceh Dan Budaya Islam Support . Ini merupakan busana Songket Melayu Torang sitorus Ratoh Jaroe berasal dari Bahasa Aceh yang terdiri dari dua kata yaitu “ratoh” yang berarti “berkata atau berbincang”.dan “jaroe” yang berarti “jari tangan”.
"Ratoh Jaroe merupakan sebuah tarian dari Aceh yang memiliki makna melantunkan syair atau menceritakan sebuah kisah dengan di iringi petikan-petikan jari tangan. Tari ratoh jaroe menggambarkan semangat dan keanggunan perempuan Aceh yang terkenal tangguh, Pemberani, pantang menyerah, pantang mundur, dan kekompakan. Serta menjunjung nilai-nilai islam melalui syair-syair. Style : modern Ethnic Detail : Pleat Warna : Hitam,Merah maroon, hijau ,emas Bahan : Songket, Tenun, Satin," ujar Jenny.
Tidak hanya itu, ada juga Hendy Huang, seorang desainer yang menetap di Jakarta, menampilkan koleksinya yang berjudul "ADAIRE". Dengan gaya "Body Conscious" yang selalu menonjolkan sisi glamour wanita, Hendy Huang membawa kehadiran Indonesia dalam dunia fashion yang dipenuhi dengan kecantikan dan keberanian.
Kehadiran para desainer dan brand Indonesia dalam NYFW tidak hanya memperkaya ragam tren fashion global, tetapi juga memberikan wawasan mendalam tentang kekayaan budaya Indonesia. Semua ini merupakan langkah maju yang signifikan dalam menempatkan Indonesia sebagai pemain utama dalam industri fashion internasional.
Berita Terkait
-
Tampil Memukau Saat Hadiri Pernikahan Sahabat, Anisha Rosnah Pakai Gaun Rancangan Desainer Langganan Kate Middleton!
-
Kenapa Desainer Muda Perlu Punya Nilai Metropolitan Dalam Karya Busananya? Ini Penjelasannya
-
Beda dari Aming yang Diam Usai Ditegur, Ivan Gunawan Merasa Teguran KPI Membunuh Karakternya
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Beda Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki, Jangan Sampai Keliru Memilihnya
-
Concealer untuk Mata Panda Warna Apa? Ini Tips Memilih dan 5 Rekomendasinya
-
5 Jenis Pompa Air Sesuai Kedalaman Sumur, Ketahui agar Tidak Salah Beli
-
Apakah Pompa Air Boleh Nyala Terus? Ini Cara Merawat yang Benar agar Awet
-
4 Kipas Angin Hemat Listrik yang Sejuk dan Ramah Tagihan Bulanan, Andalan saat Cuaca Panas
-
7 Jersey Original Murah Piala Dunia 2026: Mulai Rp300 Ribuan, Asli Adidas dan Nike!
-
4 Rekomendasi Sepatu Lari Lokal Cushion Empuk, Melindungi Lutut Pelari Big Size
-
3 Sunscreen di Bawah Rp20 Ribu dengan SPF Tinggi, Anti-Kantong Kering In This Economy
-
Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
-
3 Pilihan Sepatu Lari Brodo: Kualitas Jempolan, Cocok untuk Pemula hingga Profesional