Suara.com - Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia menjadi sorotan baru-baru ini. Hal itu berawal dari seorang profesor di Universitas Indonesia (UI) menyebut dirinya bodoh karena statemen yang Bahlil keluarkan bahwa Gibran Rakabuming Raka menjadi cawapres mendampingi Prabowo Subianto karena permintaan Ketum Gerindra tersebut.
Nama Bahlil sampai trending di beberapa platform media sosial. Bahlil yang merupakan satu dari sekian menteri yang mendukung pasangan calon (paslon) nomor urut 2, Prabowo-Gibran ini ternyata memiliki perjalanan hidup yang berlika-liku.
Sebelum ditunjuk menjadi Menteri Investasi di Kabinet Indonesua Maju di bawah Joko Widodo, Bahlil menjalani kehidupan yang tak mudah. Dari segi pendidikan pun ia harus berjuang lebih. Namun keterbatasan mendongkrak dirinya untuk lebih kreatif dan berhasil memiliki usaha besar.
Lantas bagaimana riwayat pendidikan pria 48 tahun ini termasuk prestasinya selama ini?. Apakah memang sesuai seperti yang dikatakan seorang profesor dari UI tersebut?.
Riwayat pendidikan
Bahlil Lahadalia lahir di Banda, Maluku Tengah, Provinsi Maluku pada 7 Agustus 1976. Dalam pendidikannya dari jenjang SD, Bahlil bersekolah di SD 1 Seram Timur.
Melanjutkan ke jenjang SMP ia bersekolah di SMPN 1 Seram Timur dan meneruskan jenjang SMA di SMA Yapis Fak Fak, Papua Barat.
Melihat bahwa pendidikan menjadi penting bagi Bahlil meski dari keluarga yang sederhana, ia terbang ke Jayapura melanjutkan pendidikannya di STIE Port Numbay.
Meski mengenyam pendidikan di Tanah Air, nyatanya Bahlil bisa menjadi sosok yang berhasil dengan berjuang keras. Ia melihat ada peluang besar di organisasi seperti HMI dan HIPMI. Hal itu ia manfaatkan hingga mengenal teman yang membuatnya tertarik menjadi pengusaha.
Baca Juga: Bahlil Sindir Tom Lembong: Pimpin BKPM Merasa Jadi Menteri Investasi
Memiliki lingkungan yang positif di dunia bisnis, Bahlil juga mendapat kesempatan bekerja di perusahaan besar. Ia sempat bekerja di Sucofindo sebagai pegawai kontrak.
Banyak mendapat pengalaman di perusahaan tersebut, Bahlil bersama teman-temannya mencoba membangun perusahaan sendiri. Di bawah bendera PT Rifa Capital, Bahlil membuat 10 perusahaan.
Dari usaha itulah yang memberikannya pendapatan besar dan banyak memiliki peluang untuk berkembang. Pengalamannya itu juga yang mengantar Bahlil melebur ke Kabinet Indonesia Maju, meskipun dibarengi dengan kedekatannya sebagai tim pemenang Jokowi-Ma'ruf pada 2019 lalu.
Bahlil Lahadalia juga sempat terjun ke lapangan dalam menyelesaikan persoalan usaha masyarakat. Pada medio 2020 lalu, seorang pengusaha difabel asal Sleman mendapat perundungan ketika mendirikan sebuah tempat pengolahan pasir Gunung Merapi.
Bahlil yang melihat hal itu turun tangan dan memberikan kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk melanjutkan usahanya tentu dengan catatan tak merusak lingkungan yang diprotes warga.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Pakai Sunscreen Dulu atau Day Cream Dulu? Ini Urutan Skincare yang Benar
-
Bacaan Niat Puasa Enam Hari di Bulan Syawal, Ini Waktu Terbaik dan Keutamaannya
-
Promo Nonton Bioskop Spesial Lebaran, Dapat Cashback hingga Beli 1 Gratis 1 Tiket
-
7 Tips Bersih-Bersih Rumah setelah Mudik, Dijamin Langsung Rapi dalam Sehari
-
Update Harga Sepatu Onitsuka Tiger Ori Terbaru 2026, Jangan sampai Tertipu Barang KW!
-
6 Tips Diet setelah Lebaran agar Berat Badan Turun Tanpa Tersiksa
-
4 Parfum Wangi Fresh di Minimarket, Bikin Penampilan Makin Segar Usai Lebaran
-
Kapan Idul Adha 2026 Tiba? Ini Perkiraan Tanggalnya
-
Jadwal KRL Solo-Jogja 24 hingga 29 Maret 2026 Seusai Lebaran
-
Lapangan Tenis Tanah Liat Hijau Ternyata Bisa Jadi Solusi Serap Karbon, Bagaimana Caranya?