Suara.com - Ayu Ting Ting telah resmi dilamar oleh Lettu Inf Muhammad Fardana. Ayu mengaku setengah taaruf dengan Fardana, pasalnya memang baru berkenalan dengan sang Anggota TNI pada Januari 2024 dan sebulan kemudian memutuskan untuk bertunangan.
Hubungan Ayu dan Fardana yang terkesan sangat kilat ini memunculkan banyak pertanyaan di benak warganet. Salah satunya perihal bolehkah Ayu menjadi penyanyi dangdut meskipun sudah resmi menjadi istri Fardana alias ibu persit?
Apakah Ibu Persit alias Istri Tentara Boleh Bekerja?
Pertanyaan ini pernah dijawab oleh dr. Ema Surya Pertiwi yang juga merupakan ibu persit. Dilihat di tayangan kanal YouTube-nya, dr.Emasuperr, Ema merupakan dokter sekaligus bagian dari Persit Kartika Chandra Kirana di Divisi Infanteri 3/Darpa Cakti Yudha alias Kostrad Kariango, Gowa, Sulawesi Selatan.
Dalam video unggahan 30 April 2021 tersebut, terungkap sejumlah informasi tentang Ibu Persit. Salah satunya tentang bolehkah istri tentara bekerja selepas menikah?
“Kalau misalnya menikah sama prajurit, itu boleh banget bekerja. Aku aja bekerja sebagai dokter dan bahkan influencer juga, jadi sangat diperbolehkan untuk bekerja,” kata Ema, dikutip pada Minggu (11/2/2024).
“Namun ketika bekerja, jika ada kegiatan Persit, itu biasanya akan diberikan surat dispensasi untuk izin bekerja dan mengikuti kegiatan Persit, misalnya kegiatan kunjungan, atau Hari Ulang Tahun Persit, atau ada pengarahan, itu biasanya diberikan surat dispensasi,” sambungnya.
Menurutnya, anggota Persit biasanya memiliki kegiatan sebanyak 2-3 kali dalam sepekan, sedangkan untuk pengurus bisa hampir setiap hari berkegiatan.
Yang terpenting adalah Persit harus mampu menjaga etika dan tingkah laku karena dianggap sebagai contoh untuk masyarakat. Salah satunya saat beraktivitas di media sosial.
Baca Juga: Ayu Ting Ting Bongkar Kisah Cintanya dengan Calon Suami, Punya Panggilan Sayang: Mas Dhana
Honor Manggung Ayu Ting Ting
Banyak warganet mempertanyakan apakah Ayu Ting Ting masih diperbolehkan untuk menyanyi selepas dinikahi Muhammad Fardana kelak. Tentu jika merujuk pada jawaban di atas, maka Ayu seharusnya masih diperbolehkan menghibur para penggemarnya, baik sebagai penyanyi maupun di layar kaca.
Apalagi Ayu sendiri disebut-sebut menerima bayaran antara Rp150 juta sampai Rp300 juta untuk sekali manggung. Sedangkan untuk pekerjaannya sebagai pembawa acara, Ayu disebut meraup hingga Rp80 juta untuk satu episode penayangan programnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Guru Besar UGM Sebut HUT RI Mewah Tapi Keropos: Kemerdekaan Versi Negara Cuma Pesta Pora
-
Dari Posko ke Posko, PNM Terus Bergerak Dampingi Warga Terdampak Gempa NTT
-
Kembang Goeyang Sarinah Resmi Dibuka, Jajanan Pasar Jadi Andalan
-
Alasan Logis Bernardo Tavares Ogah Buru-buru Rekrut Pemain Asing untuk Persebaya
-
Bantah Mahasiswi Unpad Enggan Kuliah Karena Dirinya, Ini Kata Dedi Mulyadi
-
Keberanian Gen Z Mendobrak Tradisi: Mewarisi Tak Harus Mengikuti
-
Perjuangkan Warisan Abad ke-18, Ahli Waris Raja Pagi Sinurat Gugat 12 Pihak ke Pengadilan
-
Gavi Bikin Manchester United Gigit Jari, Red Devils Coba Rayu Carlos Baleba
-
Gempa M3,5 Guncang Bantul, Getaran Terasa hingga Solo dan Magelang
-
Gempuran AI & Medsos, Local Media Community Surabaya Ungkap Jurus Media Lokal Bertahan