Suara.com - Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dan keluarga kompak mencoblos di TPS 023, Kemang, Jakarta Selatan tampil dengan outfit of the day alias OOTD hijab cewek bumi dipadukan dengan kemeja serba putih. Gimana ya cara keluarga tetap kompak?
Cak Imin yang merupakan cawapres nomor urut 1 ini, berdasarkan siaran langsung Suara.com, Rabu (14/2/2024) tampak mencoblos bersama istrinya Rustini Murtadho, serta ketiga anaknya yakni Mega Safira, Egalita Az Zahra, dan Rahma Arifa mengenakan busana kasual.
Busana kasual itu terdiri dari kemeja lengan panjang, bawahan celana hitam hingga denim yang dikenakan anak-anaknya. Menariknya, di saat istri Cak Imin menggunakan hijab segi empat hijau sage, tapi ketiga anak perempuannya kompak mengenakan hijab segi empat krem yang membuat ketiganya tampil sebagai cewek bumi.
Adapun outfit cewek bumi adalah gaya berpakaian yang identik dengan busana berwarna earth tones atau warna natural yang identik dengan bumi. Warna ini biasanya meliputi warna navy, cream, khaki, hijau tua, beige hingga olive.
Sehingga saat mengenakan hijab krem, ketiga anak Cak Imin tampak memberikan tampilan natural dan bersahaja. Apalagi Cak Imin dan keluarganya ini tampak ikut mengantri dengan warga lainnya di TPS 023 sebelum menyalurkan hak pilihnya.
Terlepas dari itu, seperti halnya Cak Imin dan keluarga tampak kompak mengenakan outfit yang sama hingga datang ke TPS. Berikut ini cara membuat keluarga kompak yang bisa diterapkan:
1. Kumpul dan makan malam bersama
Agar keluarga kompak, sebaiknya jadwalkan waktu setidaknya beberapa kali seminggu untuk makan malam bersama sebagai keluarga. Ini adalah kesempatan yang baik untuk berbagi cerita, merencanakan kegiatan, dan mempererat ikatan.
2. Buat tradisi keluarga
Baca Juga: Pamer Dapat Duit Rp200 Ribu, Anies Baswedan Ngaku dari Pendukung Saat Kampanye
Sebagai keluarga baru, maka waktu yang tepat untuk membuat tradisi unik yang dapat dilakukan secara teratur bersama keluarga. Misalnya, piknik bulanan, hari game keluarga, atau perjalanan liburan tahunan.
3. Biasakan bicara terbuka
Bangun komunikasi yang terbuka di antara anggota keluarga untuk merawat kekompakan. Doronglah setiap orang untuk berbagi perasaan, kekhawatiran, dan prestasi mereka dengan yang lain.
4. Dukung impian anggota keluarga
Berikan dukungan penuh kepada anggota keluarga untuk mengejar impian dan tujuan mereka adalah cara terbaik membuat keluarga tetap kompak. Ini dapat mencakup dukungan moral, bantuan praktis, atau dorongan positif.
5. Berkompromi dan fleksibel
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
- 5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
5 Lip Serum untuk Atasi Bibir Kering dan Pecah-pecah, Bisa Melembapkan dan Mencerahkan
-
Rekam Jejak Said Iqbal, Sang Tokoh Buruh yang Dilantik Jadi Penasihat Khusus Presiden
-
Handbody Apa yang Mengandung Kolagen? Ini 5 Pilihan Murah yang Dapat Review Bagus
-
5 Skincare Andalan Asha Assuncao "Terikat Janji" untuk Kulit Sensitif dan Berjerawat
-
Kurangi Emisi Tak Selalu Butuh Teknologi Baru: Pelajaran dari Arsitektur Vernakular di Indonesia
-
3 Maskara Andalan Davina "Terikat Janji" agar Bulu Mata Lentik dan Panjang di Depan Kamera
-
3 Produk Lipstik Andalan Asha Assuncao, Bibir Jadi Plumpy Ala Davina 'Terikat Janji'
-
5 Tone Up Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah, Anti White Cast Menurut Review Pengguna
-
5 Rekomendasi Sayur yang Mudah Ditanam di Pot, Lahan Sempit Bukan Halangan
-
Jakarta Baru Punya 5,31 Persen Ruang Terbuka Hijau: Mengapa Warga Turun Tangan Kawal Taman Kota?