Suara.com - Prilly Latucinsina telah memakai hak suaranya dalam pemilu 2024 dengan mencoblos di TPS dekat rumahnya. Prilly datang ke TPS bersama orang tua serta adiknya. Dia pun mengunggah potret dirinya ke media sosial pasca pulang dari TPS sambil memamerkan jari kelingking yang sudah ada tinta ungu.
Prilly mengaku untuk pemilu kali ini dirinya lebih tertutup atas pilihan politiknya. Dia enggan memberi tahu kepada siapa pun terkait pihak mana pun yang dia dukung dan coblos.
"Akhirnya sampai juga di hari ini. Pemilu kali ini aku lebih tertutup dari biasanya. Dulu aku selalu kasih tau orang terdekat aku siapa pilihanku. Tapi kali ini hanya aku dan Tuhan yang tau," tulis Prilly pada caption postingannya di Instagram, dikutip Rabu (14/2/2024).
Artis 27 tahun itu mengatakan kalau dirinya sangat mempersiapkan diri dalam menentukan pilihan politik, terutama untuk capres dan cawapres. Bahkan, Prilly juga tidak pernah absen menonton debat Capres dan Cawapres untuk lebih meyakinkan hati dalam pilihannya, hingga menganalisis visi misi masing-masing paslon.
"Pada intinya semua punya tujuan yang sama, yaitu membuat Indonesia menjadi lebih baik. Jadi siapapun yang terpilih nanti semoga amanah dan benar-benar menerapkan visi misinya," pungkas Prilly.
Keputusan Prilly untuk merahasiakan pilihan politiknya itu rupanya memang sejalan dengan asas Luber Jurdil dalam Pemilu yang juga diatur dalam undang-undang.
Asas pemilu Indonesia itu diatur dalam pasal 2 UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum yang berbunyi, "Pemilu dilaksanakan berdasarkan asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil".
Asas-asas pemilu tersebut sering disingkat menjadi "Luber" dan "Jurdil". Asas Luber berarti langsung, umum, bebas, dan rahasia. Asas tersebut telah digaungkan sejak era Orde Baru pemerintahan Soeharto. Kemudian, di era Reformasi, berkembang pula asas Jurdil yang merupakan singkatan dari jujur dan adil.
Sikap Prilly dalam merahasiakan pilihannya bisa jadi berkaitan dengan asas rahasia. Di mana, dalam memberikan suaranya, pemilih dijamin bahwa pilihannya tidak akan diketahui oleh pihak manapun dan dengan jalan apapun. Pemilih memberikan suaranya dengan tidak dapat diketahui oleh orang lain.
Baca Juga: Apa Itu Goodkind? Ini Penjelasan dan Fungsinya dalam Pemilu
Meski begitu, asas rahasia tidak berlaku lagi bagi pemilih yang telah keluar dari tempat pemungutan suara dan secara sukarela bersedia mengungkapkan pilihannya kepada pihak manapun.
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Nagita Slavina dan Raffi Ahmad Jadi Foster Family untuk Bayi Muhammad, Apa Bedanya dengan Adopsi?
-
Sebelum Salat Idulfitri Makan atau Tidak? Ini Amalan yang Dianjurkan Sesuai Sunah
-
Teks Khutbah Idulfitri 2026 Singkat, Penuh Makna, dan Mudah Dipahami
-
Sering Disalahartikan, Ini Arti Minal Aidin Wal Faizin yang Sebenarnya
-
Ketinggalan 1 Rakaat Salat Idulfitri? Ini yang Harus Dilakukan agar Ibadah Tetap Sah
-
Mengaku News Junkie, Ini Cara Prabowo Pantau Isu Global hingga Dini Hari
-
Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
-
Bacaan Niat Puasa Syawal Sekaligus Bayar Utang Puasa Qadha Ramadan
-
Bacaan Takbiran Idulfitri Versi Panjang: Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
-
Doa agar Dipertemukan Kembali dengan Ramadan, Lengkap dengan Maknanya